Kisah Ratu Majapahit Perintahkan Gajah Mada Tumpas Pemberontakan Sadeng Kembar

Senin, 18 Desember 2023 - 06:32 WIB
Raja Majapahit Tribhuwana Tunggadewi merupakan putri dari pasangan Raden Wijaya dan Gayatri Rajapatni versi AI Nusantara. Foto/AI Nusantara
Friksi internal terjadi ketika Tribhuwana Tunggadewi berkuasa di Kerajaan Majapahit. Saat itu dua panglima perang Majapahit yakni Sadeng Kembar dan Gajah Mada, berebut untuk saling menghalau serangan lawan.

Kebetulan saat itu Tribhuwana Tunggadewi memang masih belum berpengalaman mengatasi konflik internal, karena baru menjabat beberapa waktu. Hal ini memunculkan Pemberontakan Sadeng yang terjadi pada tahun 1221.



Ketika itu Sadeng yang berada di bawah kekuasaan Majapahit terang - terangan menentang sang ratu Tribhuwana Tunggadewi. Sadeng negeri bawahan Majapahit di pesisir selatan mengumumkan tak mau lagi membayar upeti kepada pemerintah pusat.

Baca Juga: Legenda Jimat Kiai Bajulgiling, Pusaka Jaka Tingkir dari Magma Gunung Merapi

Earl Drake dalam “Gayatri Rajapatni: Perempuan Dibalik Kejayaan Majapahit” mengisahkan bagaimana Gajah Mada pun segera berangkat bersama pasukannya ke Sadeng, guna menunjukkan betapa penolakan sepihak terhadap kewajiban sebuah negeri tak bisa dibiarkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!