Atasi Banjir, Pemprov DKI Prioritaskan Pembebasan Lahan dan Pembelian Pompa

Minggu, 09 Agustus 2020 - 14:11 WIB
Salah satu kegiatan Pemprov DKI Jakarta atas pinjaman dana dari pemerintah pusat sebesar Rp12,5 Triliun digunakan untuk pengendalian banjir. Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
JAKARTA - Salah satu kegiatan Pemprov DKI Jakarta atas pinjaman dana dari pemerintah pusat sebesar Rp12,5 Triliun digunakan untuk pengendalian banjir. Pembebasan lahan dan penambahan pompa menjadi prioritas dalam pengendalian banjir tersebut.

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Juaini Yusuf mengatakan, untuk mengendalikan banjir di Jakarta di tengah pandemi COVID-19, pihaknya mendapatkan dana sebesar Rp5 Triliun dari total dana pinjaman Pemprov DKI kepada pemerintah pusat sebesar Rp12,5 Triliun. (Baca juga; Rp5,2 Triliun Pinjaman dari Pemerintah Pusat untuk Penanganan Banjir DKI )



Anggaran tersebut, kata Juaini dikucurkan bertahap hingga 2022. Pada tahun ini sedikitnya ada sekitar Rp1 Triliun yang akan digunakan untuk membebaskan lahan dan pembelian pompa mobile.

"Tahun ini ada pembebasan lahan di kali, pesanggrahan, Ciliwung, Angke, Sunter sekitar Rp800 Miliar. Sisanya akan digunakan untuk membeli pompa mobile," kata Juaini saat dihubungi, Minggu (9/8/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!