Tangis Wanita Ini Pecah usai Ditangkap Polisi Akibat Terlibat Produksi Sabu Oplosan
Senin, 11 Desember 2023 - 20:32 WIB
Wanita berinisial KH (51) hanya bisa menangis usai ditangkap Satreskoba Polres Ogan Ilir, karena terlibat kasus produksi sabu oplosan. Foto/MPI/Dede Febriansyah
OGAN ILIR - Tangis wanita berinisial KH (51) pecah, usai ditangkap anggota Satreskoba Polres Ogan Ilir. KH ditangkap polisi, karena terlibat dalam produksi sabu oplosan di wilayah Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.
Baca juga: Parah! Wanita Pejabat Lapas Tanjungpinang Tertangkap Jual Sabu Bersama Anak
KH ditangkap di rumah tempat industri sabu oplosan pada akhir November lalu. Saat ditangkap, KH sempat berkilah tak terlibat dalam bisnis sabu yang dijalankan rekannya berinisial IA yang kini buron.
"Saya sudah kirim uang Rp10 juta ke IA untuk segera mengirimkan sabu ke Bangka Belitung, tapi sampai sekarang tidak ada cerita, makanya saya datang ke sini (TKP)," ujar KH di Polres Ogan Ilir, Senin (11/12/2023).
Baca juga: 2 Wanita Cantik di Lahat Dijebloskan Tahanan Polisi Akibat Jual Ekstasi
Namun saat baru tiba di Pemulutan, KH terkejut lantaran ditangkap polisi, sedangkan rekannya IA melarikan diri. "Bukan saya yang menjalankan usaha itu. Itu kerjaannya IA," lanjut tersangka KH sambil menangis.
Sebelum ditangkap polisi, tersangka KH mengaku sempat diminta rekannya IA, agar membawa sabu ke Bangka Belitung, namun dirinya menolak. "Saya tidak menjalankan bisnis sabu oplosan itu," jelasnya.
Baca juga: Parah! Wanita Pejabat Lapas Tanjungpinang Tertangkap Jual Sabu Bersama Anak
KH ditangkap di rumah tempat industri sabu oplosan pada akhir November lalu. Saat ditangkap, KH sempat berkilah tak terlibat dalam bisnis sabu yang dijalankan rekannya berinisial IA yang kini buron.
"Saya sudah kirim uang Rp10 juta ke IA untuk segera mengirimkan sabu ke Bangka Belitung, tapi sampai sekarang tidak ada cerita, makanya saya datang ke sini (TKP)," ujar KH di Polres Ogan Ilir, Senin (11/12/2023).
Baca juga: 2 Wanita Cantik di Lahat Dijebloskan Tahanan Polisi Akibat Jual Ekstasi
Namun saat baru tiba di Pemulutan, KH terkejut lantaran ditangkap polisi, sedangkan rekannya IA melarikan diri. "Bukan saya yang menjalankan usaha itu. Itu kerjaannya IA," lanjut tersangka KH sambil menangis.
Sebelum ditangkap polisi, tersangka KH mengaku sempat diminta rekannya IA, agar membawa sabu ke Bangka Belitung, namun dirinya menolak. "Saya tidak menjalankan bisnis sabu oplosan itu," jelasnya.