2 Kubah Lava di Puncak Merapi Aktif, BPPTKG: Waspada Wedus Gembel!
Minggu, 10 Desember 2023 - 13:33 WIB
Usai kejadian awan panas guguran tanggal 4 Desember 2023, terjadi kenaikan jumlah gempa VB sebanyak 9 kejadian/hari dan gempa RF sebesar 161 kejadian/hari. Sedangkan gempa MP mengalami penurunan menjadi 45 kejadian/hari.
Berdasarkan analisis foto udara tanggal 16 November 2023, volume kubah barat daya terukur sebesar 3.348 600 m3 dan kubah tengah sebesar 2.358.000 m3. Sedangkan berdasarkan foto udara menggunakan drone thermal tanggal 5 Desember 2023.
Titik panas tertinggi di kubah barat daya mencapai 286,7 derajat Celcius, lebih rendah dari suhu pengukuran sebelumnya. ”Titik panas tertinggi di kubah tengah kawah mencapai 209,2 SC, lebih tinggi dari hasil pengukuran sebelumnya,” kata dia.
Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat “SIAGA”. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km.
Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Oleh karenanya BPPTKG meminta kepada para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana Gunung Merapi direkomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar melakukan upaya-upaya mitigasi.
”Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah potensi bahaya. Dan harus mewaspadai bahaya lahar dan APG terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi,” pungkasnya.
Berdasarkan analisis foto udara tanggal 16 November 2023, volume kubah barat daya terukur sebesar 3.348 600 m3 dan kubah tengah sebesar 2.358.000 m3. Sedangkan berdasarkan foto udara menggunakan drone thermal tanggal 5 Desember 2023.
Titik panas tertinggi di kubah barat daya mencapai 286,7 derajat Celcius, lebih rendah dari suhu pengukuran sebelumnya. ”Titik panas tertinggi di kubah tengah kawah mencapai 209,2 SC, lebih tinggi dari hasil pengukuran sebelumnya,” kata dia.
Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat “SIAGA”. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km.
Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Oleh karenanya BPPTKG meminta kepada para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana Gunung Merapi direkomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar melakukan upaya-upaya mitigasi.
”Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah potensi bahaya. Dan harus mewaspadai bahaya lahar dan APG terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi,” pungkasnya.
(ams)
Lihat Juga :