Kasus COVID-19 Tak Kunjung Turun, Warga Jatim Digelontor 26 Juta Masker
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 08:10 WIB
Sebanyak 26 juta masker kain ini juga merupakan total gabungan dari kabupaten dan kota di seluruh Jatim yang masing-masing menyiapkan jumlah yang berbeda.
Pemprov Jatim sendiri menyiapkan 4,5 juta masker. Kemudian Kabupaten Malang 2 juta masker dan Kota Malang dengan 1,5 juta masker. Sementara kabupaten dan kota lainnya menyiapkan masing-masing 500.000 masker.(Baca juga : Salip Jatim, Kasus Positif Covid-19 DKI Jakarta Tertinggi di Indonesia )
Khofifah menuturkan, kegiatan bagi-bagi masker ini akan dilanjutkan dalam beberapa waktu ke depan. Dengan harapan masyarakat makin sadar dan mawas diri di era new normal, ada adaptasi baru yang harus dilakukan. Hal ini juga merupakan bentuk perlindungan bagi masyarakat."Dengan menggunakan masker kita tidak menularkan dan juga jangan sampai tertular," imbuhnya.
Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menjelaskan dengan menggunakan masker, kurva penularan COVID-19 diyakini akan menurun 50-60 persen. Penurunan tersebut terjadi jika masyarakat menggunakan masker dengan cara yang benar. "Masker jangan dipakai dibawa hidung atau dibawa mulut , tapi digunakan untuk menutupi hidung dan mulut," ungkapnya.(Baca juga : Dokter Reisa Kembali Ingatkan Pentingnya Pakai Masker, Jangan Bosan Ya )
Pemprov Jatim sendiri menyiapkan 4,5 juta masker. Kemudian Kabupaten Malang 2 juta masker dan Kota Malang dengan 1,5 juta masker. Sementara kabupaten dan kota lainnya menyiapkan masing-masing 500.000 masker.(Baca juga : Salip Jatim, Kasus Positif Covid-19 DKI Jakarta Tertinggi di Indonesia )
Khofifah menuturkan, kegiatan bagi-bagi masker ini akan dilanjutkan dalam beberapa waktu ke depan. Dengan harapan masyarakat makin sadar dan mawas diri di era new normal, ada adaptasi baru yang harus dilakukan. Hal ini juga merupakan bentuk perlindungan bagi masyarakat."Dengan menggunakan masker kita tidak menularkan dan juga jangan sampai tertular," imbuhnya.
Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menjelaskan dengan menggunakan masker, kurva penularan COVID-19 diyakini akan menurun 50-60 persen. Penurunan tersebut terjadi jika masyarakat menggunakan masker dengan cara yang benar. "Masker jangan dipakai dibawa hidung atau dibawa mulut , tapi digunakan untuk menutupi hidung dan mulut," ungkapnya.(Baca juga : Dokter Reisa Kembali Ingatkan Pentingnya Pakai Masker, Jangan Bosan Ya )
(nun)
Lihat Juga :