Atensi Dugaan Korupsi PKBM di Bima, Polisi Ajukan Permintaan Dapodik
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 01:11 WIB
Kasat Reskrim Polres Bima Iptu Adhar. iNews TV/Edy
BIMA - Kasus dugaan korupsi pada sejumlah PKBM fiktif, kini menjadi atensi pihak Kepolisian Polres Bima, setelah 3 PKBM yakni PKBM Karoko Mas milik anggota DPRD Bima fraksi Gerindra Boimin, PKBM Mentari Timur milik Nurjanah dan PKBM Arahman milik Ishaka, telah menjalani proses penyelidikan.
Dari sederet nama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat(PKBM) lain yang akan menyusul yaitu PKBM Nuansa Bening milik oknum wartawan. PBKM Nuansa Bening milik Syamsudin Hak tersebut, diduga kuat telah melakukan penyimpangan dan penyelewengan dana bantuan dengan indikator data fiktif pada Warga Belajar (WB) yang tidak sesuai dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang telah tertera ke Dikbudpora.
Dugaan itu pun tak jauh beda dengan kasus ketiga PKBM yang kini sedang menjalani proses penyelidikan di Tipidkor Reskrim Polres Bima Kota-NTB.
Dari hasil pantauan, bahwa PKBM Nuansa Bening tak memiliki plan nama serta aktivitas kegiatan belajar mengajar di desa alamatnya yaitu Dusun Godo, Desa Dadibou, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.
Dari sederet nama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat(PKBM) lain yang akan menyusul yaitu PKBM Nuansa Bening milik oknum wartawan. PBKM Nuansa Bening milik Syamsudin Hak tersebut, diduga kuat telah melakukan penyimpangan dan penyelewengan dana bantuan dengan indikator data fiktif pada Warga Belajar (WB) yang tidak sesuai dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang telah tertera ke Dikbudpora.
Dugaan itu pun tak jauh beda dengan kasus ketiga PKBM yang kini sedang menjalani proses penyelidikan di Tipidkor Reskrim Polres Bima Kota-NTB.
Dari hasil pantauan, bahwa PKBM Nuansa Bening tak memiliki plan nama serta aktivitas kegiatan belajar mengajar di desa alamatnya yaitu Dusun Godo, Desa Dadibou, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.
Lihat Juga :