Satu Bulan ke Depan, Jabar Diprediksi Tambah 3.000 Kasus Baru COVID-19
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 23:14 WIB
"Hal ini menunjukan adanya tren peningkatan zona resiko COVID-19 di kota/kabupaten di Jabar. Kelihatannya, memang ada efek dari pelonggaran (PSBB) terhadap peningkatan (status) kabupaten/kota," ungkap Bony dalam konferensi pers di GOR Saparua, Kota Bandung, Jumat (7/8/2020).
Menurut Bony, meningkatnya tren zona risiko tersebut tak lepas dari meningkatnya angka reproduksi efektif (Rt) COVID-19 di Jabar. Hingga periode 26 Juli-2 Agustus 2020, angka Rt COVID-19 di Jabar sudah berada di angka 1,23 setelah sebelumnya berada di angka 1.05, bahkan di bawah 1 selama beberapa periode sebelumnya.
Tidak hanya itu, hingga saat ini, Jabar sudah melakukan 117.000 tes PCR. Berdasarkan hasil tes, tingkat positivity rate atau perbandingan jumlah kasus positif dan orang yang menjalani tes di Jabar pun kini masih berada di atas 5 persen.
Dengan sejumlah indikator dan pemodelan yang dilakukan, Bony memprediksi, dalam satu bulan ke depan, kasus positif COVID-19 baru bakal bertambah antara 2.200 hingga 3.000 kasus baru. (Baca: Kasus COVID-19 Meningkat, Bupati Bakal Kembali Tutup Tempat Wisata )
"Kita prediksikan, akan ada penambahan kasus positif baru dalam satu bulan ke depan sebanyak 2.200 sampai 3.000 kasus," sebut anggota Divisi Perencanaan, Riset, dan Epidemiologi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar itu.
Menurut Bony, meningkatnya tren zona risiko tersebut tak lepas dari meningkatnya angka reproduksi efektif (Rt) COVID-19 di Jabar. Hingga periode 26 Juli-2 Agustus 2020, angka Rt COVID-19 di Jabar sudah berada di angka 1,23 setelah sebelumnya berada di angka 1.05, bahkan di bawah 1 selama beberapa periode sebelumnya.
Tidak hanya itu, hingga saat ini, Jabar sudah melakukan 117.000 tes PCR. Berdasarkan hasil tes, tingkat positivity rate atau perbandingan jumlah kasus positif dan orang yang menjalani tes di Jabar pun kini masih berada di atas 5 persen.
Dengan sejumlah indikator dan pemodelan yang dilakukan, Bony memprediksi, dalam satu bulan ke depan, kasus positif COVID-19 baru bakal bertambah antara 2.200 hingga 3.000 kasus baru. (Baca: Kasus COVID-19 Meningkat, Bupati Bakal Kembali Tutup Tempat Wisata )
"Kita prediksikan, akan ada penambahan kasus positif baru dalam satu bulan ke depan sebanyak 2.200 sampai 3.000 kasus," sebut anggota Divisi Perencanaan, Riset, dan Epidemiologi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar itu.
Lihat Juga :