Bupati Bogor Cicipi Kualitas Beras Bansos Tahap Dua untuk Warga Terdampak Covid-19
Kamis, 06 Agustus 2020 - 17:34 WIB
"Kita percaya kali ini Bulog lebih berhati-hati dan menyediakan beras dengan kualitas baik. Terlebih Bulog telah membentuk tim monitoring dan evaluasi (monev). Untuk berkoordinasi dengan tim Pemkab Bogor, kami sepakat bahwa bilamana ditemukan beras dengan kualitas tidak memenuhi standar. Dapat dilakukan penukaran 100 persen dan akan langung diganti," ujarnya.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor, Nuradi menambahkan, bansos nontunai tahap dua diberikan dalam bentuk beras 30 kilogram per Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS). "Pada penyaluran bansos tahap dua ini, Pemkab Bogor kembali bekerja sama dengan perusahaan umum Bulog. Penyaluran Bansos tahap dua ini sudah mulai disalurkan," kata dia.
Terkait pengiriman, pihaknya memulai dari Kecamatan Cibinong dengan jumlah 414.420 kg beras untuk 13.814 KK. "Kita awali dari kelurahan Ciriung sebanyak 6.330 kg beras untuk 211 KK. Kita awali di Kecamatan Cibinong karena jumlah penerimanya paling besar di Kecamatan ini," pungkasnya.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor, Nuradi menambahkan, bansos nontunai tahap dua diberikan dalam bentuk beras 30 kilogram per Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS). "Pada penyaluran bansos tahap dua ini, Pemkab Bogor kembali bekerja sama dengan perusahaan umum Bulog. Penyaluran Bansos tahap dua ini sudah mulai disalurkan," kata dia.
Terkait pengiriman, pihaknya memulai dari Kecamatan Cibinong dengan jumlah 414.420 kg beras untuk 13.814 KK. "Kita awali dari kelurahan Ciriung sebanyak 6.330 kg beras untuk 211 KK. Kita awali di Kecamatan Cibinong karena jumlah penerimanya paling besar di Kecamatan ini," pungkasnya.
(hab)
Lihat Juga :