Apindo Minta Relaksasi Iuran Jaminan Kesehatan, BPJS Watch: Jangan Dikabulkan
Kamis, 30 April 2020 - 13:31 WIB
Menurut Timboel, BPJS Kesehatan mempunyai skenario penerimaan Rp137 triliun untuk tahun ini. Namun banyaknya perusahaan yang bangkrut membuat target itu sulit dicapai.
Target pemasukan dari sektor badan usaha yang ditargetkan Rp30 triliun diperkirakan hanya tercapai Rp20-25 triliun. Begitu juga pemasukan dari peserta mendiri, diperkirakan turun hingga Rp4 triliun sehingga hanya diperoleh sekitar Rp9 triliun.
Komponen pemasukan lain berasal dari penerima bantuan iuran (PBI) anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) Rp48 triliun, peserta pemerintah Rp26 triliun, dan PBI APBD Rp15-16 triliun.
Akan tetapi, perlu dicatat bahwa sejak Januari hingga 22 April, pembayaran BPJS Kesehatan ke fasilitas kesehatan sekitar Rp37 triliun, kendati ada carry over tahun lalu sekitar Rp15 triliun.
Ini artinya untuk setahun ini, BPJS Kesehatan membutuhkan dana sekitar Rp90 triliun. ”Biarkan saja dulu, yang mampu terus bayar,” pungkasnya.
Target pemasukan dari sektor badan usaha yang ditargetkan Rp30 triliun diperkirakan hanya tercapai Rp20-25 triliun. Begitu juga pemasukan dari peserta mendiri, diperkirakan turun hingga Rp4 triliun sehingga hanya diperoleh sekitar Rp9 triliun.
Komponen pemasukan lain berasal dari penerima bantuan iuran (PBI) anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) Rp48 triliun, peserta pemerintah Rp26 triliun, dan PBI APBD Rp15-16 triliun.
Akan tetapi, perlu dicatat bahwa sejak Januari hingga 22 April, pembayaran BPJS Kesehatan ke fasilitas kesehatan sekitar Rp37 triliun, kendati ada carry over tahun lalu sekitar Rp15 triliun.
Ini artinya untuk setahun ini, BPJS Kesehatan membutuhkan dana sekitar Rp90 triliun. ”Biarkan saja dulu, yang mampu terus bayar,” pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :