Sejarah Gedung Juang 45 Bekasi, Saksi Bisu Perjuangan Rakyat Melawan Penjajah
Jum'at, 27 Oktober 2023 - 14:25 WIB
Gedung Juang 45 Bekasi adalah sebuah bangunan bersejarah yang menjadi saksi bisu perjuangan dan perkembangan Bekasi dari masa ke masa. Gedung ini dibangun oleh keluarga Khouw van Tamboen, seorang tuan tanah keturunan Tionghoa, pada awal abad ke-20.
Baca Juga Sejarah Gedung Bappenas, Lokasi Mahmilub Peristiwa G30S PKI
Gedung ini memiliki dua tahap pembangunan, yaitu pada tahun 1906-1910 dan 1912-1925123. Setelah kematian Khouw Tjeng Kie, gedung ini diwariskan kepada anaknya, Khouw Oen Huy, hingga tahun 1942.
Gedung Juang kemudian menjadi pusat pertahanan rakyat Bekasi melawan penjajah Belanda, Jepang, dan sekutu. Gedung ini juga menjadi kantor Kabupaten Jatinegara dan Pusat Komando Perjuangan RI pada tahun 1945.
Dalam sejarahnya, gedung ini sempat jatuh ke tangan Belanda pada Agresi Militer I. Namun, karena perlawanan rakyat yang sangat kuat, gedung ini berhasil direbut kembali pada tahun 1949.
Baca Juga Sejarah Gedung Filateli, Kantor Pos Pertama Buatan VOC di Batavia
Baca Juga Sejarah Gedung Bappenas, Lokasi Mahmilub Peristiwa G30S PKI
Gedung ini memiliki dua tahap pembangunan, yaitu pada tahun 1906-1910 dan 1912-1925123. Setelah kematian Khouw Tjeng Kie, gedung ini diwariskan kepada anaknya, Khouw Oen Huy, hingga tahun 1942.
Gedung Juang kemudian menjadi pusat pertahanan rakyat Bekasi melawan penjajah Belanda, Jepang, dan sekutu. Gedung ini juga menjadi kantor Kabupaten Jatinegara dan Pusat Komando Perjuangan RI pada tahun 1945.
Dalam sejarahnya, gedung ini sempat jatuh ke tangan Belanda pada Agresi Militer I. Namun, karena perlawanan rakyat yang sangat kuat, gedung ini berhasil direbut kembali pada tahun 1949.
Baca Juga Sejarah Gedung Filateli, Kantor Pos Pertama Buatan VOC di Batavia
Lihat Juga :