KKB Serang Pekerja Pembangunan Puskesmas di Puncak Papua, 1 Tewas 2 Terluka Dipanah
Kamis, 19 Oktober 2023 - 19:32 WIB
Polisi memeriksa senjata panah yang dipakai KKB Papua menyerang para pekerja proyek pembangunan Puskesmas di Kepala Air, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Kamis (19/10/2023). Foto/Ist
ILAGA - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua menyerang para pekerja proyek pembangunan Puskesmas di Wilayah Kepala Air, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Kamis (19/10/2023). Ka Ops Damai Cartenz Kombes Pol Faizal Ramadhani membenarkan kejadian tersebut.
"Benar, Kamis siang telah terjadi penyerangan terhadap para pekerja pembangunan puskesmas Kepala Air Kabupaten Puncak. Sebanyak 19 berhasil selamat, 2 terkena panah dan 1 meninggal dunia," kata Faizal.
Baca juga: KKB Papua Tembaki Kantor Kodim Persiapan di Kabupaten Puncak
Kasatgas Humas AKBP Bayu Suseno menambahkan setelah Laporan Tim Satgas Damai Cartenz gabungan TNI Polri merespon cepat ke lokasi penyerangan KKB tersebut.
"Sekitar pukul 13.00 WIT. Kami dapat laporan dari para pekerja yg selamat, mereka lapor ke Pos Kotis kami di Ilaga bahwa mereka telah diserang oleh Sekelompok KKB menggunakan Senjata Api, Panah dan Parang," ujar Bayu.
Dia menjelaskan bahwa pada pukul 15.00 WlT langsung mengumpulkan personel Satgas Damai Cartenz Tim Gabungan TNI Polri untuk mendatangi TKP guna penyelamatan dua pekerja yang masih belum ditemukan.
"Benar, Kamis siang telah terjadi penyerangan terhadap para pekerja pembangunan puskesmas Kepala Air Kabupaten Puncak. Sebanyak 19 berhasil selamat, 2 terkena panah dan 1 meninggal dunia," kata Faizal.
Baca juga: KKB Papua Tembaki Kantor Kodim Persiapan di Kabupaten Puncak
Kasatgas Humas AKBP Bayu Suseno menambahkan setelah Laporan Tim Satgas Damai Cartenz gabungan TNI Polri merespon cepat ke lokasi penyerangan KKB tersebut.
"Sekitar pukul 13.00 WIT. Kami dapat laporan dari para pekerja yg selamat, mereka lapor ke Pos Kotis kami di Ilaga bahwa mereka telah diserang oleh Sekelompok KKB menggunakan Senjata Api, Panah dan Parang," ujar Bayu.
Dia menjelaskan bahwa pada pukul 15.00 WlT langsung mengumpulkan personel Satgas Damai Cartenz Tim Gabungan TNI Polri untuk mendatangi TKP guna penyelamatan dua pekerja yang masih belum ditemukan.
Lihat Juga :