Ratusan Anggota TNI di Perbatasan Jalani Rapid Test Massal

Selasa, 04 Agustus 2020 - 20:06 WIB
Dokter TNI Lettu CKM dr Rukmana Wijayanto mengatakan, pemeriksaan rapid test ini merupakan salah satu kewajiban yag harus diikuti oleh seluruh prajurit dalam menaati protokoler kesehatan COVID-19. Untuk itu sebelum menjalankan tugas, para prajurit harus sudah dipastikan dalam keadaaan sehat dan siap bertugas di tengah masyarakat. Dari 400 ratusan personel yang diperiksa, semuanya dinayatakan non reaktif.

Selain itu, menurut Komandan Batalyon 744 Raidersus, rapid test COVID-19 dilakukan guna memastikan secara dini penyebaran COVID-19.

"Sebagai Batalyon terbesar yang memiliki jumlah personel sebanyak 1.200 prajurit, pihaknya harus lebih fokus memastikan bagaimna kesehatan prajurit sebelum ditugaskan di tengah masyarakat, meskipun dalam rapid test kali ini semua anggota dinyatakan non reaktif, namun kami selalu berharap agar semua prajurit selalu menaati protoler kesehatan dan selalu menjaga kesahatan tubuh," kata dia.

Dia juga berharap kepada seluruh prajurit agar selalu bekerja sama dengan masyarakat sehingga selalu tercipta nya keamanan dan kedamaian di tengah masayarakat.

"Sesuai dengan perintah komando atasan, satuan prajurit Batalyon 744 Raiderkhusus akan diberangkatkan dalam tugas pengamanan perbatasan Negara RI-RDTL sektor timur," kata dia.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!