11 Agustus Mulai Penyuntikan Calon Vaksin COVID-19 Asal China

Selasa, 04 Agustus 2020 - 16:37 WIB
Kusnandi pun menyambut baik kesiapan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jabar menjadi relawan uji klinis vaksin Sinovac.

(Baca juga: 3 Bulan Diterjang Banjir, Balita di Wajo Mulai Terserang Gatal )

Dia menyatakan, pihaknya terbuka menerima siapa pun yang ingin menjadi relawan atau subyek uji klinis selama memenuhi syarat, seperti minimal berusia 18 tahun dan maksimal berusia 59 tahun.

"(Gubernur menjadi relawan) Bisa, nanti yang akan mengkoordinir kepala dinas kesehatan nanti ada mekanismenya, nanti akan disuntiknya di Unpad," katanya.

Lebih lanjut Kusnandi mengatakan, setelah disuntik vaksin Sinovac, para relawan dapat beraktivitas seperti biasa. Bahkan, mereka pun dapat bepergian ke luar daerah. Sebab, vaksin Sinovac sama halnya dengan vaksin untuk anak-anak atau vaksin umrah pada umumnya.

"Kalau orang sehat disuntik vaksin mau kemana-mana juga boleh, anak-anak juga kan sudah divaksin itu jalan ke mana-mana tidak masalah, cuma pada waktu disuntiknya harus dalam keadaan sehat," terangnya.

Selain sehat, tambah Kusnandi, relawan harus berdomisili di Kota Bandung untuk memudahkan proses pemantauan selama penelitian dilakukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!