Waspadai Arus Balik Idul Adha, 200.000 Kendaraan Lewati Jateng
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 16:27 WIB
Dirlantas mengimbau agar masyarakat yang akan berkendara mempersiapkan secara cermat kebutuhannya, termasuk kelengkapan surat dan peralatan pendukung. Surat-surat seperti SIM dan STNK, wajib ada. Peralatan PPPK dan segitiga pengaman, tidak boleh dilupakan. Persediaan minum dan makan darurat juga perlu. Kalau mau lewat tol, jangan lupa cek saldo uang elektroniknya, supaya tidak mengganggu kelancaran. "Jangan lupa masker dan siapkan hand sanitizer juga," tegasnya.
Jajaran Polda Jateng selain menyiagakan personel di pos-pos pengamanan yang ada, juga menyiapkan petugas PJR di ruas tol sebanyak 73 personel. Juga disiagakan personel lainnya untuk melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli (Turjawali) di beberapa ruas.
Jawa Tengah memiliki 26 exit tol dengan 3 jalur panjang yaitu Adiwerna Tegal Slawi-Gandulan Pemalang sepanjang 30 km, Gandulan-Pekalongan 30 km dan yang terpanjang Kandeman-Weleri 36 km. Di sepanjang tol terdapat 16 rest area, delapan di jalur A dan 8 lainnya di jalur B. Rest area yang ada memiliki dua kategori tipe A memiliki fasilitas umum ditambah dengan adanya SPBU dan tipe B hanya fasilitas umum, tanpa SPBU. Tipe A terdapat di 9 lokasi dan tipe B tujuh lokasi.
Dirlantas mengimbau para pengelola angkutan barang, sebisa mungkin menyesuaikan jadwal perjalanan armadanya dengan memperhitungkan kemungkinan terjadinya puncak arus balik. Penjadwalan yang baik perlu untuk efisiensi, karena jika berada di arus padat kebutuhan bahan bakarnya melonjak, dan faktor risikonya naik.
Sementara Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mengimbau bagi mobil barang dengan sumbu 3 atau lebih untuk tidak kembali ke Jakarta melalui jalan tol selama periode libur Idul Adha agar mengurangi kemacetan. Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, mengatakan imbauan ini demi kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan. Imbauan itu dinilai penting dan berguna bagi semua pihak termasuk pengelola angkutan barang.
Jajaran Polda Jateng selain menyiagakan personel di pos-pos pengamanan yang ada, juga menyiapkan petugas PJR di ruas tol sebanyak 73 personel. Juga disiagakan personel lainnya untuk melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli (Turjawali) di beberapa ruas.
Jawa Tengah memiliki 26 exit tol dengan 3 jalur panjang yaitu Adiwerna Tegal Slawi-Gandulan Pemalang sepanjang 30 km, Gandulan-Pekalongan 30 km dan yang terpanjang Kandeman-Weleri 36 km. Di sepanjang tol terdapat 16 rest area, delapan di jalur A dan 8 lainnya di jalur B. Rest area yang ada memiliki dua kategori tipe A memiliki fasilitas umum ditambah dengan adanya SPBU dan tipe B hanya fasilitas umum, tanpa SPBU. Tipe A terdapat di 9 lokasi dan tipe B tujuh lokasi.
Dirlantas mengimbau para pengelola angkutan barang, sebisa mungkin menyesuaikan jadwal perjalanan armadanya dengan memperhitungkan kemungkinan terjadinya puncak arus balik. Penjadwalan yang baik perlu untuk efisiensi, karena jika berada di arus padat kebutuhan bahan bakarnya melonjak, dan faktor risikonya naik.
Sementara Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mengimbau bagi mobil barang dengan sumbu 3 atau lebih untuk tidak kembali ke Jakarta melalui jalan tol selama periode libur Idul Adha agar mengurangi kemacetan. Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, mengatakan imbauan ini demi kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan. Imbauan itu dinilai penting dan berguna bagi semua pihak termasuk pengelola angkutan barang.
(shf)
Lihat Juga :