Komnas PA Lanjutkan Perjuangan Arist Merdeka Sirait Lindungi Anak Indonesia
Senin, 04 September 2023 - 19:31 WIB
Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Arist Merdeka Sirait (kanan) semasa hidup. Arist memperjuangkan hak-hak anak yang menjadi korban kekerasan, kemiskinan, dan kesehatan. Foto: Ist
JAKARTA - Sudah sepekan lebih Indonesia kehilangan pejuang hak anak Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Arist Merdeka Sirait yang wafat di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu 26 Agustus 2023.
Sekjen Komnas PA Lia Latifa mengatakan, jenazah telah dimakamkan di Desa Porsea, Sumatera Utara (Sumut). Semangat dan perjuangan Arist akan terus dikobarkan untuk melindungi anak-anak Indonesia.
"Terima kasih Pak Arist Merdeka atas semua perjuangan dan semangat yang selalu dikobarkan setiap hari. Selamat jalan pejuang. Selamat jalan sang motivator. Kami akan lanjutkan perjuanganmu untuk melindungi anak Indonesia," tuturnya, Senin (4/9/2023).
Baca juga: Arist Merdeka Sirait Meninggal Dunia, Polri Sebut Sosok Peduli Perlindungan Anak
Semasa hidupnya, Arist memperjuangkan hak-hak anak yang menjadi korban kekerasan, kemiskinan, dan kesehatan. Bahkan, di akhir-akhir hidupnya Arist tengah gigih mengampanyekan bahaya Bisphenol A (BPA) kepada masyarakat.
"Arist mendesak BPOM sebagai regulator pangan dan obat-obatan untuk memberi label pada galon guna ulang yang mengandung BPA. Sejak dua tahun lalu Arist rutin menggelar seminar di Komnas PA dengan mengundang narasumber dari pakar kesehatan, anggota dewan, dan tokoh lain," kata Lia.
Sekjen Komnas PA Lia Latifa mengatakan, jenazah telah dimakamkan di Desa Porsea, Sumatera Utara (Sumut). Semangat dan perjuangan Arist akan terus dikobarkan untuk melindungi anak-anak Indonesia.
"Terima kasih Pak Arist Merdeka atas semua perjuangan dan semangat yang selalu dikobarkan setiap hari. Selamat jalan pejuang. Selamat jalan sang motivator. Kami akan lanjutkan perjuanganmu untuk melindungi anak Indonesia," tuturnya, Senin (4/9/2023).
Baca juga: Arist Merdeka Sirait Meninggal Dunia, Polri Sebut Sosok Peduli Perlindungan Anak
Semasa hidupnya, Arist memperjuangkan hak-hak anak yang menjadi korban kekerasan, kemiskinan, dan kesehatan. Bahkan, di akhir-akhir hidupnya Arist tengah gigih mengampanyekan bahaya Bisphenol A (BPA) kepada masyarakat.
"Arist mendesak BPOM sebagai regulator pangan dan obat-obatan untuk memberi label pada galon guna ulang yang mengandung BPA. Sejak dua tahun lalu Arist rutin menggelar seminar di Komnas PA dengan mengundang narasumber dari pakar kesehatan, anggota dewan, dan tokoh lain," kata Lia.
Lihat Juga :