Kampus UTA'45 Gelar Wisuda Online Dipersoalkan Mahasiswa

Jum'at, 31 Juli 2020 - 06:36 WIB
"Kampus tidak pernah memaksa bagi mahasiswa yang tidak ingin ikut serta, jadi kita mengakomodir wisuda online dan wisuda offline saat nanti COVID-19 telah selesai dan kondisi kembali seperti semula," ujarnya. (BACA JUGA: SRT Petronas Nyerah Kejar Valentino Rossi)

Rudyono juga menjelaskan, untuk pengalokasian anggaran wisuda, menjadi satu bagian dari sistem dan proses belajar mengajar yang tidak dapat di pisahkan, namun pelaksanaannya kami buat sebagai cicilan, agar dapat meringankan beban biaya perkuliahan yang harus ditanggung oleh anak didik.

"Atas beberapa hal tersebut, kampus merasa keputusan ini sudah tepat. Tapi, ada kekecewaan atas adanya postingan secara masif oleh alumni peserta wisuda online di medsos," ujar Rudy.

Oleh karenanya, dalam waktu dekat, pihak yayasan akan mengundang Rektor maupun Alumni, untuk melakukan pembicaraan agar masalah ini menjadi tuntas permasalahannya.

"Kita akan undang, karena anak saya para mahasiswa yang baru menjadi alumni ini, pasti butuh hubungan dengan almamaternya, seperti legalisir dan sebagainya kedepan. Jangan sampai, hubungan antara alumni dan almamater terganggu karena ada masalah ini," tegasnya.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!