Manfaat Konservasi Mangrove Diperluas dengan Implementasi Kurikulum Merdeka
Senin, 28 Agustus 2023 - 17:45 WIB
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menggandeng Balai Taman Nasional Kutai (TNK) ini melibatkan kader Perpustakaan Mercusuar Loktuan serta Kelompok Binaan Telok Bangko.
"Kami sengaja menggandeng SDN 004 Bontang Utara sebagai sekolah pilot project praktik P5 Kurikulum Merdeka, dengan mengangkat tema Gaya Hidup Berkelanjutan yang difokuskan pada sistem pembelajaran terkait mangrove," kata VP TJSL Pupuk Kaltim Sugeng Suedi dalam keterangannya, Senin (28/8/2023).
Baca juga: Jokowi Harap Penanaman Mangrove Perbaiki Kualitas Lingkungan
Pelatihan ini diharapkan dapat membantu guru dan tenaga pendidik SDN 004 Bontang Utara dalam penyusunan kurikulum terkait mangrove. Sehingga bisa diimplementasikan bagi peserta didik mulai tahun ajaran 2023/2024.
Sedangkan bagi kader Perpustakaan Mercusuar dan Kelompok Telok Bangko, pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas pengetahuan. Dengan demikian optimalisasi program konservasi mangrove yang berfokus pada konservasi, ekowisata dan pengembangan produk turunan berbahan dasar mangrove bisa turut berjalan dengan lebih optimal.
Sugeng pun menyebut Pupuk Kaltim akan terus memaksimalkan program konservasi mangrove, dengan tetap mengedepankan keselarasan aspek sosial dan lingkungan. Hal itu sesuai amanat UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, sekaligus upaya perusahaan dalam mendorong implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di setiap proses bisnis secara konsisten dan berkesinambungan.
"Kami sengaja menggandeng SDN 004 Bontang Utara sebagai sekolah pilot project praktik P5 Kurikulum Merdeka, dengan mengangkat tema Gaya Hidup Berkelanjutan yang difokuskan pada sistem pembelajaran terkait mangrove," kata VP TJSL Pupuk Kaltim Sugeng Suedi dalam keterangannya, Senin (28/8/2023).
Baca juga: Jokowi Harap Penanaman Mangrove Perbaiki Kualitas Lingkungan
Pelatihan ini diharapkan dapat membantu guru dan tenaga pendidik SDN 004 Bontang Utara dalam penyusunan kurikulum terkait mangrove. Sehingga bisa diimplementasikan bagi peserta didik mulai tahun ajaran 2023/2024.
Sedangkan bagi kader Perpustakaan Mercusuar dan Kelompok Telok Bangko, pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas pengetahuan. Dengan demikian optimalisasi program konservasi mangrove yang berfokus pada konservasi, ekowisata dan pengembangan produk turunan berbahan dasar mangrove bisa turut berjalan dengan lebih optimal.
Sugeng pun menyebut Pupuk Kaltim akan terus memaksimalkan program konservasi mangrove, dengan tetap mengedepankan keselarasan aspek sosial dan lingkungan. Hal itu sesuai amanat UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, sekaligus upaya perusahaan dalam mendorong implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di setiap proses bisnis secara konsisten dan berkesinambungan.
Lihat Juga :