Soroti Kualitas Udara Jakarta, Politisi Golkar Ini Siap Perjuangkan Isu Lingkungan
Senin, 28 Agustus 2023 - 15:30 WIB
Parameter kualitas udara berdasarkan AQI US dibagi enam level. Hijau (0-50) bagus, kuning (51-100) sedang, oranye (101-150) tidak sehat bagi kelompok sensitif, merah (151-200) tidak sehat, ungu (201-300) sangat tidak sehat, dan maroon (lebih dari 301) berbahaya.
Risiko Stunting
Buruknya kondisi udara tidak hanya berdampak buruk pada kesehatan pernapasan anak, tetapi juga meningkatkan risiko stunting pada balita. Pegiat perempuan yang aktif membantu stunting warga ini juga menjelaskan, polusi udara dapat memengaruhi perkembangan anak. “Polusi udara juga berkaitan erat dengan stunting pada anak,” jelasnya.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), stunting adalah jenis malnutrisi. Polutan yang dihirup anak dapat mengakibatkan gangguan pada sistem sirkulasi pernapasan. Sirkulasi oksigen yang terganggu dapat membuat jumlah oksigen yang dibawa ke dalam tubuh menjadi lebih rendah.
Ketika sirkulasi terganggu, oksigen yang dibawa menjadi lebih rendah. ”Kalau itu menjadi lebih rendah, anak kekurangan oksigen secara defisit minor, tetapi jangka panjang akibatnya pertumbuhan jadi lebih lambat,” ujarnya.
Risiko Stunting
Buruknya kondisi udara tidak hanya berdampak buruk pada kesehatan pernapasan anak, tetapi juga meningkatkan risiko stunting pada balita. Pegiat perempuan yang aktif membantu stunting warga ini juga menjelaskan, polusi udara dapat memengaruhi perkembangan anak. “Polusi udara juga berkaitan erat dengan stunting pada anak,” jelasnya.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), stunting adalah jenis malnutrisi. Polutan yang dihirup anak dapat mengakibatkan gangguan pada sistem sirkulasi pernapasan. Sirkulasi oksigen yang terganggu dapat membuat jumlah oksigen yang dibawa ke dalam tubuh menjadi lebih rendah.
Ketika sirkulasi terganggu, oksigen yang dibawa menjadi lebih rendah. ”Kalau itu menjadi lebih rendah, anak kekurangan oksigen secara defisit minor, tetapi jangka panjang akibatnya pertumbuhan jadi lebih lambat,” ujarnya.
Lihat Juga :