Memetik Kopi Arabika di Kaki Gunung Ijen Bondowoso
Kamis, 30 Juli 2020 - 17:33 WIB
"Terdiri dari tanaman tahun akan datang, tanaman tahun ini, tanaman belum menghasilkan dan tanaman menghasilkan," kata Asisten Kepala Kebun PT Perkebunan Nusantara XII Kebun Kalisat Jampit, Hendro Setyo Wibowo.
(Baca juga: YDSF Terjunkan Tim Khusus Kawal Penyembelihan Hewan Kurban )
Sejak Mei hingga bulan September mendatang, merupakan puncak dimana buah kopi Arabika memerah. Ratusan hingga ribuan ton cita rasa Arabika bakal memperpanjang cerita kehidupan para pecinta kopi . Bukan saja di Nusantara, tapi pecinta kopi mancanegara seperti Jepang, Belanda, Italia, Amerika dan negara lainnya juga sudah menanti aroma khas citra yang masih terjaga tersebut.
Hendro menuturkan, komoditas kopi Arabika memang sangat menjanjikan. Arabika Kalisat Jampit memiliki nilai jual yang cukup tinggi untuk ekpor. Satu kilogram kopi mentah atau green coffee beans dibandrol Rp80 ribu-90 ribu. Sedangkan mutu lokal masih dikisaran Rp50 ribu-60 ribu/Kg.
"Kapasitas panen tahun ini, direncanakan mampu memproduksi 711 ton sesuai dengan hasil taksasi yang dihitung. Naik dari jika dibandingkan produksi tahun lalu 669 ton terealisasi," tandasnya.
(Baca juga: YDSF Terjunkan Tim Khusus Kawal Penyembelihan Hewan Kurban )
Sejak Mei hingga bulan September mendatang, merupakan puncak dimana buah kopi Arabika memerah. Ratusan hingga ribuan ton cita rasa Arabika bakal memperpanjang cerita kehidupan para pecinta kopi . Bukan saja di Nusantara, tapi pecinta kopi mancanegara seperti Jepang, Belanda, Italia, Amerika dan negara lainnya juga sudah menanti aroma khas citra yang masih terjaga tersebut.
Hendro menuturkan, komoditas kopi Arabika memang sangat menjanjikan. Arabika Kalisat Jampit memiliki nilai jual yang cukup tinggi untuk ekpor. Satu kilogram kopi mentah atau green coffee beans dibandrol Rp80 ribu-90 ribu. Sedangkan mutu lokal masih dikisaran Rp50 ribu-60 ribu/Kg.
"Kapasitas panen tahun ini, direncanakan mampu memproduksi 711 ton sesuai dengan hasil taksasi yang dihitung. Naik dari jika dibandingkan produksi tahun lalu 669 ton terealisasi," tandasnya.
(eyt)
Lihat Juga :