Perhutani KPH Kedu Selatan Waspadai Kebakaran Hutan

Rabu, 29 Juli 2020 - 20:46 WIB
Yakni bahan bakar, udara dan pemicu api serta menjauhkan ketiganya dalam mengantisipasi kejadian yang lebih besar serta menimbulkan risiko yang lebih luas. “Memberikan pencerahan atau sosialisasi serta meningkatkan kepedulian terhadap penggunaan api, yang ketika kecil menjadi teman dan ketika besar menjadi lawan,” urainya. Diharapkan masyarakat sekitar hutan, serta Perhutani, BPBD, TNI, dan Polri untuk siaga dalam mencegah dan mengantisipasi kejadian kebakaran hutan.

Semuanya diajak bahu-membahu dalam penanganan dan pengendalian kebakaran hutan. Dalam kesempatan itu, Perhutani juga membuka wisata alam hutan dengan melaksanakan protokol kesehatan. Yakni harus memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga kapasitas pengunjung maksimal 50 % dari kapasitas objek wisata. (Baca juga : Perhutani Surakarta Bersiap Membuka Tempat Wisata saat New Normal )

Sementara dalam apel siaga, dihadiri personel dari Polres Purworejo, Kodim 0708 Purworejo, BPBD, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VII dan Wilayah VIII, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Makmur Abadi Desa Guntur dan LMDH Lestari Desa Limbangan, Masyarakat Mitra Polhut (MMP) Bener, Pabin Jagawana serta jajaran Perhutani.

Juga diserahkan sarana dan prasana (sarpra) penanganan kebakaran hutan, dan APD Satdalkar secara simbolis, serta digelar simulasi penanganan kebakaran hutan. Administratur KPH juga menyerahkan surat dibukanya kembali tempat wisata Bukit Seribu Besek dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan new normal.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!