Gerebek Rumah Mewah di Batam, Polisi Temukan 11 Wanita Pekerja Migran Ilegal

Senin, 07 Agustus 2023 - 15:51 WIB
Kapolsek Bengkong, AKP Rizky Saputra mengungkapkan, 11 wanita pekerja migran ilegal ini sudah berada di dalam rumah tersebut selama lebih dari satu bulan, dengan pengawasan ketat dari Ahmad Ramli.



"Selain sebagai pemilik rumah, Ahmad Ramli juga menjadi pengendali pengiriman para pekerja migran ilegal ini ke Singapura, dan Malaysia. Selain Ahmad Ramli, kami juga menangkap Yunita Usman yang bertugas sebagai pengatur pengiriman para pekerja migran ilegal," tegas Rizky.

Rizky juga menjelaskan, terbongkarnya tempat penampungan pekerja migran ilegal ini berawal dari salah satu korban bernama Dewi, yang meminta tolong keluarganya karena kondisi di penampungan sangat tidak manusiawi.

Baca juga: Tasikmalaya Gempar! Hujan Deras Hanya Mengguyur 1 Rumah Warga saat Kemarau

"Korban Dewi tak kunjung diberangkatkan ke luar negeri sebagai pekerja migran ilegal, dengan alasan tidak lulus tes kesehatan. Namun, Dewi kembali dimintai biaya untuk mengurus pemberangkatan ulang. Merasa jadi korban pemerasan, akhirnya keluarga Dewi melapor ke polisi," ungkap Rizky.

Dari laporan keluarga korban tersebut, polisi bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil membongkar tempat penampungan pekerja migran ilegal tersebut. Setelah diperiksa, Ahmad Ramli ternyata sudah lama mengendalikan bisnis pengiriman pekerja migran ilegal ke Malaysia, dan Singapura.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!