Kisah Runtuhnya Kerajaan Majapahit Diawali Perselisihan Kubu Barat dan Timur saat Perang Paregreg

Senin, 31 Juli 2023 - 05:45 WIB
Bara konflik terjadi di Kerajaan Majapahit setelah Raja Hayam Wuruk meninggal. Perang Paregreg antara kubu barat dan timur jadi awal runtuhnya Majapahit. Foto/Ilustrasi/Ist
BARA konflik terjadi di Kerajaan Majapahit yang tersohor karena berhasil mempersatukan wilayah Nusantara di bawah kepemimpinan Raja Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajah Mada. Perebutan kekuasaan dan perseteruan antara kubu barat dan timur saat Perang Paregreg menjadi awal runtuhnya Majapahit.





Perebutan kekuasan antar saudaraterjadi di Kerajaan Majapahit setelah Raja Hayam Wuruk meninggal. Foto/Ilustrasi/Ist

Setelah Raja Hayam Wuruk meninggal, konflik dan perebutan kekuasaan antar saudara yang menginginkan tampuk kekuasaan melanda Majapahit. Puncaknya terjadi Perang Paregreg yang menimbulkan pertumpahan darah.

Baca juga: Kisah Cinta Gajah Mada dengan 4 Wanita yang Menggemparkan

Hayam Wuruk diketahui meninggal pada 1389. Sepeninggal Hayam Wuruk, Wikramawardhana yang merupakan menantu Hayam Wuruk naik tahta.

Wikramawardhana yang dinobatkan menjadi Raja Majapahit merupakan suami dari Kusumawardhani, putri Hayam Wuruk dari permaisuri.

Namun sayang, kepemimpinan Wikramawardhana dirongrong Bhre Wirabhumi, yang merupakan putra Hayam Wuruk dari salah seorang selir.

Peristiwa itu disebutkan dalam Kitab Negatakertagama. Wikramawardhana menguasai bagian keraton barat Majapahit. Sedangkan, Bhre Wirabhumi memimpin keraton bagian timur Majapahit.

Baca juga: Kisah Pertarungan Sengit Gajah Mada Melawan Sunan Bejagung Lor di Watu Gajah Tuban

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!