Satgas: Testing Covid-19 di Jakarta Lampaui Standar WHO, Patut Dicontoh

Selasa, 28 Juli 2020 - 17:19 WIB
DKI Jakarta telah melampaui standar WHO dalam melakukan testing Covid-19 sehingga jumlah kasus yang tergambarkan cukup besar. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
JAKARTA - Jumlah kasus positif Covid-19 di Jakarta kembali mengalami peningkatan. Bahkan saat ini lima wilayah kota di DKI Jakarta sudah berada dalam zona tinggi risiko penyebaran Covid-19.

Hari ini, data pemantauan Covid-19 DKI Jakarta dilaporkan sebanyak 19.885 kasus. Jumlah ini bertambah 411 orang dari Senin (27/7) kemarin di angka 19.474 kasus. (Baca juga: Lima Kota di Jakarta Kembali Masuk Zona Merah Penyebaran Covid-19)



Namun peningkatan jumlah kasus secara statistik dianggap sebagai hal positif. Sebab angka itu didapat dari hasil testing. Artinya, semakin tinggi jumlah kasus semakin banyak warga yang terdeteksi terpapar Covid-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 , Wiku Bakti Bawono Adisasmito, mengatakan, DKI Jakarta telah melampaui standar Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) dalam melakukan testing Covid-19, sehingga jumlah kasus yang tergambarkan cukup besar.

“Untuk itu, kami harap daerah-daerah lain di Indonesia harus mengikuti tren dari Jakarta yang melakukan tes yang begitu banyak. Ini bisa menggambarkan kondisinya lebih baik,” ujar Wiku di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Selasa (28/7/2020). (Baca juga: Jadi Klaster Covid-19, Kantor DPRD DKI Ditutup 5 Hari)

Wiku menyebutkan, distribusi kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta didominasi oleh kelompok umur 18 hingga 59 tahun (80%). Sedangkan jika dilihat dari kelompok kasus yang meninggal akibat Covid-19 , didominasi oleh kelompok umur di atas 45 tahun yakni sebesar 80%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!