Polisi Tidak Menahan Pria di Serpong yang Aniaya Istri Hamil Muda hingga Babak Belur

Jum'at, 14 Juli 2023 - 01:39 WIB
"Dimintai keteranganlah, si suami sudah dimintai keterangan terus orang tua korban sudah dimintai keterangan, kami dari pengurus RW pun dipersilakan pulang tapi si Bapaknya korban ini tidak mau ditinggalkan sendiri, akhirnya di kepala keamanan klaster suruh ke sana menemani dia," jelasnya.

Kata Zaki, BD dan TM pun dimintai keterangan lagi. Sang ayah korban lalu kembali ke perumahan korban untuk memberi tahu soal upaya hukum yang dilakukan.

Polisi diduga melepaskan pelakunya. Zaki pun seakan tak percaya, sebab penganiayaan yang dialami TM sangat memprihatinkan. TM mengalami luka lebam di wajahnya, hidung, bibir, dan kuping mengeluarkan darah.

"Kata orang di kantor sana (polisi) ini enggak bisa ditangani karena tipiring, tindak pidana ringan. Masih penganiayaan ringan katanya gitu, padahal kalau berdasarkan visum foto-foto video rekaman warga dan suara yang merekam CCTV itu memang dahsyat, Mas, teriak-teriak," ungkap Zaki.

Zaki menuturkan, setelah sadarkan diri, korban menceritakan peristiwa yang dialaminya itu. Peristiwa ini bermula ketika TM yang tengah hamil muda cek-cok di aplikasi perpesanan singkat.

BD yang sedang berada di luar pun menghampiri TM sekitar pukul 04.00 WIB, Rabu, (12/7/2023). TM yang saat itu tengah tertidur terkejut dengan suara gedoran pintu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!