Polisi Tidak Menahan Pria di Serpong yang Aniaya Istri Hamil Muda hingga Babak Belur
Jum'at, 14 Juli 2023 - 01:39 WIB
TM (21) ibu muda ini babak belur dianiaya sang suami Budyanto Djauhari di Perumahan Serpong Park, Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel). Foto/Istimewa
TANGERANG - Polisi tidak menahan seorang pria berinisial B (35) yang menganiaya istrinya TM (20) di Perumahan Serpong Park Cluster Diamond, Kota Tangerang Selatan hingga babak belur. TM yang sedang hamil muda mengalami luka di sekitar bagian wajahnya akibat Kekerasan Dalam Rumah Tangga ( KDRT ) tersebut.
Kendati demikian, kandungan dipastikan tidak keguguran. TM pun sempat melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kota Tangerang Selatan. Namun, pelaku tidak ditahan. B hanya dihukum berdasarkan tindak pidana ringan (tipiring).
Salah satu tetangga, Zaki mengatakan peristiwa KDRT itu terjadi pada Rabu, (12/7/2023) dini hari. Saat itu dirinya dihampiri oleh ketua RW setempat terkait peristiwa tersebut.
Baca juga: Pergoki Chat Suami dengan Wanita Lain, Ibu Muda Ini Babak Belur Dianiaya
"Kata Pak RW ada penganiayaan, pas saya datang memang sudah babak belur itu ada satu orang perempuan pingsan dan berdarah-darah, kuping berdarah, mulut berdarah, muka bengkak," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (13/7/2023).
Warga yang datang pun sempat ingin menghentikan penganiayaan tersebut. Namun, kata Zaki, warga malah diserang oleh B. Kemudian, B dan TM pun dibawa ke rumah RT setempat untuk dimediasi. Tak lama kemudian, ayah korban datang. Setelah itu, ditemani oleh warga, B dan TM dibawa ke kantor polisi.
Kendati demikian, kandungan dipastikan tidak keguguran. TM pun sempat melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kota Tangerang Selatan. Namun, pelaku tidak ditahan. B hanya dihukum berdasarkan tindak pidana ringan (tipiring).
Salah satu tetangga, Zaki mengatakan peristiwa KDRT itu terjadi pada Rabu, (12/7/2023) dini hari. Saat itu dirinya dihampiri oleh ketua RW setempat terkait peristiwa tersebut.
Baca juga: Pergoki Chat Suami dengan Wanita Lain, Ibu Muda Ini Babak Belur Dianiaya
"Kata Pak RW ada penganiayaan, pas saya datang memang sudah babak belur itu ada satu orang perempuan pingsan dan berdarah-darah, kuping berdarah, mulut berdarah, muka bengkak," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (13/7/2023).
Warga yang datang pun sempat ingin menghentikan penganiayaan tersebut. Namun, kata Zaki, warga malah diserang oleh B. Kemudian, B dan TM pun dibawa ke rumah RT setempat untuk dimediasi. Tak lama kemudian, ayah korban datang. Setelah itu, ditemani oleh warga, B dan TM dibawa ke kantor polisi.