Dua Balita, Ibu Hamil dan Puluhan Pemudik Dikarantina di Batang
Rabu, 29 April 2020 - 15:59 WIB
Ia mengatakan, karena mereka memiliki rumah sendiri yang selama ini kosong dan jika memang nanti hasil tes rapid negatif kita pulangkan dulu menjalani karantina diri dirumahnya. "Tapi kalau sudah dirumah mereka harus tetap dipantau kesehatannya dan tetap stay at home," ungkapnya.
Sementara, Kepala Puskesmas Limpung dr Didik Sugiharto menjelaskan, dari 33 pemudik yang mengikuti karantina kondisinya sehat semuanya, tidak ada yang demam, panas tinggi maupin batuk dan pilek.
"Memang ada pemudik yang badanya pegal - pegal tapi sudah kami kasih obat dan vitamin. Kalau dua balita dalam kondisi sehat, begitu juga dengan ibu hamil yang setiap hari dipantau dan dicek kesehatanya oleh bidan,” ungkap Didik.
"Usulan Bupati agar balita beserta orang tuanya dan ibu hami dites rapid akan kita koordinasikan dengan Dinas Kesehatan," ujarnya.
Sementara, Kepala Puskesmas Limpung dr Didik Sugiharto menjelaskan, dari 33 pemudik yang mengikuti karantina kondisinya sehat semuanya, tidak ada yang demam, panas tinggi maupin batuk dan pilek.
"Memang ada pemudik yang badanya pegal - pegal tapi sudah kami kasih obat dan vitamin. Kalau dua balita dalam kondisi sehat, begitu juga dengan ibu hamil yang setiap hari dipantau dan dicek kesehatanya oleh bidan,” ungkap Didik.
"Usulan Bupati agar balita beserta orang tuanya dan ibu hami dites rapid akan kita koordinasikan dengan Dinas Kesehatan," ujarnya.
(nun)
Lihat Juga :