1 Pasien PDP di Madiun Meninggal, Dimakamkan dengan Protokol COVID-19
Rabu, 29 April 2020 - 14:53 WIB
Subarkah menjelaskan, AN yang sebelumnya bekerja sebagai pelayan toko Optik di Kota Yogyakata. Pulang ke Madiun tiga hari sebelum Puasa korban AN sudah melakukan pemeriksaan diri ke RSUP dr Sudono.
Pantauan di lokasi sekitar Pemakaman Umum Kelurahan Josenan menunjukan ambulans yang membawa jenasah korbna langsung dibawa dari Rumah sakit menuju pemakaman, dengan protokol COVID-19. Pengantar jenasah dan penggali kubur mengunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap.
Direktur RSUP Soedono Madiun, Bangun Tripsila melalui pesan singkat membenarkan jika satu PDP asal kota Madiun yang dirawat timnya meninggal dunia. Menurutnya terhadap PDP tersebut telah dilakukan uji swab namun hasilnya belum keluar.
Data persebaran COVID-19 Kota Madiun sendiri menunjukan 922 Orang Dengan Resiko (ODR), 29 Orang Tanpa Gejala (OTG), dan 57 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 10 orang. Hingga kini kota Madiun sendiri masih dinyatakan zero COVID-19.
Pantauan di lokasi sekitar Pemakaman Umum Kelurahan Josenan menunjukan ambulans yang membawa jenasah korbna langsung dibawa dari Rumah sakit menuju pemakaman, dengan protokol COVID-19. Pengantar jenasah dan penggali kubur mengunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap.
Direktur RSUP Soedono Madiun, Bangun Tripsila melalui pesan singkat membenarkan jika satu PDP asal kota Madiun yang dirawat timnya meninggal dunia. Menurutnya terhadap PDP tersebut telah dilakukan uji swab namun hasilnya belum keluar.
Data persebaran COVID-19 Kota Madiun sendiri menunjukan 922 Orang Dengan Resiko (ODR), 29 Orang Tanpa Gejala (OTG), dan 57 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 10 orang. Hingga kini kota Madiun sendiri masih dinyatakan zero COVID-19.
(sms)
Lihat Juga :