Diserang Virus ASF Ribuan Babi di Sumba Timur Mati
Minggu, 26 Juli 2020 - 13:11 WIB
Dinas Peternakan Kabupaten Sumba Timur, belum sepenuhnya mendata ternak babi yang mati. Dari 22 kecamatan, belum semuanya memasukkan laporan terkait serangan virus ASF tersebut.
(Baca juga: Pengungsi Korban Banjir Wajo Terlantar dan Kedinginan )
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sumba Timur, Yohanis Radamuri menyebutkan, data sementara yang sudah masuk, ada sekitar dua ribu ekor babi yang mati akibat serangan virus ini.
"Gejala-gejalanya identik dengan penyakit yang disebabkan virus ASF. Kami mengirimkan sampel ke Denpasar, Bali, untuk diuji di laboratorium. Selain itu juga berkoordinasi dengan BPBD, untuk mendapatkan solusi terkait kasus ini," terangnya.
Warga diimbau untuk tidak membuang bangkai babi yang terserang penyakit tersebut secara sembarangan. Selama ini warga memilih untuk menguburkan bangka-bangkai babi tersebut.
(Baca juga: Pengungsi Korban Banjir Wajo Terlantar dan Kedinginan )
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sumba Timur, Yohanis Radamuri menyebutkan, data sementara yang sudah masuk, ada sekitar dua ribu ekor babi yang mati akibat serangan virus ini.
"Gejala-gejalanya identik dengan penyakit yang disebabkan virus ASF. Kami mengirimkan sampel ke Denpasar, Bali, untuk diuji di laboratorium. Selain itu juga berkoordinasi dengan BPBD, untuk mendapatkan solusi terkait kasus ini," terangnya.
Warga diimbau untuk tidak membuang bangkai babi yang terserang penyakit tersebut secara sembarangan. Selama ini warga memilih untuk menguburkan bangka-bangkai babi tersebut.
(eyt)
Lihat Juga :