PDIP Surabaya Sumbang Warga Korban Kebakaran di Morokrembangan
Minggu, 26 Juli 2020 - 08:33 WIB
Anggota Baguna PDIP Kota Surabaya, memberikan bantuan pada korban kebakaran di Jalan Tambak Asri Bunga Rampai 5 RW 6 Morokrembangan. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
SURABAYA - Sebanyak tujuh rumah di Jalan Tambak Asri Bunga Rampai 5 RW 6, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Jumat (24/7/2020) malam hangus terbakar akibat kebakaran yang melanda kawasan tersebut.
(Baca juga: Kakek 67 Tahun di Kebumen 5 Kali Setubuhi Gadis 14 Tahun )
Sebanyak 15 kepala keluarga (KK) terpaksa diungsikan sementara waktu. Warga korban kebakaran akan ditampung ke rumah-rumah warga di RT 33, dan ruangan Balai RT 9. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sedangkan kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta.
Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPC PDIP Kota Surabaya memberi bantuan kepada para korban kebakaran . Bantuan yang diberikan berupa peralatan kebutuhan pribadi seperti sabun, shampo, pasta gigi, sikat gigi, susu, dan pembalut.
(Baca juga: Bupati Bolmong Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari )
"Dalam setiap bencana, perempuan dan anak merupakan kelompok paling rentan. Dan sering kali kebutuhan mendasarnya terlupakan, seperti pembalut, misalnya. Sehingga kami juga memberikan barang-barang yang menjadi kebutuhan mereka," kata Kepala Baguna DPC PDIP Kota Surabaya Agatha Retnosari, Sabtu (25/7/2020)
(Baca juga: Kakek 67 Tahun di Kebumen 5 Kali Setubuhi Gadis 14 Tahun )
Sebanyak 15 kepala keluarga (KK) terpaksa diungsikan sementara waktu. Warga korban kebakaran akan ditampung ke rumah-rumah warga di RT 33, dan ruangan Balai RT 9. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sedangkan kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta.
Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPC PDIP Kota Surabaya memberi bantuan kepada para korban kebakaran . Bantuan yang diberikan berupa peralatan kebutuhan pribadi seperti sabun, shampo, pasta gigi, sikat gigi, susu, dan pembalut.
(Baca juga: Bupati Bolmong Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari )
"Dalam setiap bencana, perempuan dan anak merupakan kelompok paling rentan. Dan sering kali kebutuhan mendasarnya terlupakan, seperti pembalut, misalnya. Sehingga kami juga memberikan barang-barang yang menjadi kebutuhan mereka," kata Kepala Baguna DPC PDIP Kota Surabaya Agatha Retnosari, Sabtu (25/7/2020)
Lihat Juga :