Didampingi Jenderal Lapangan, 7.000 Satgas Cakra Buana PDIP Siap Amankan Peringatan Bulan Bung Karno
Rabu, 21 Juni 2023 - 16:32 WIB
Lebih lanjut Komarudin menjelaskan, Satgas Cakra Buana ini merupakan tulang, otot, dan mata partai dalam membentuk kedisiplinan.
“Dia (Satgas Cakra Buana) menjadi terdepan untuk menunjukkan bahwa PDI Perjuangan adalah partai yang tertib dan disiplin,” ungkapnya.
Komarudin menceritakan, saat PDIP menang pada Pemilu 1999, saat itu perjuangan hanya dilandaskan semangat juang semata. Saat itu secara gerakan belum ada kedisiplinan yang mendalam.
“Makanya sopir taksi, tukang ojek, penjahit, bisa menjadi bupati, bisa jadi DPR karena kita berjuang, kita menang, semua punya kesempatan,” kenangnya.
Atas kesadaran sejarah itu, lanjut Komarudin, PDIP mulai menata organisasi dari waktu ke waktu. “Satgas ini sejarahnya seperti TNI. Mulai berproses dari TKR, BKR, baru setelah masuk jadi TNI, baru ditertibkan, dirapikan,” jelasnya.
“Dia (Satgas Cakra Buana) menjadi terdepan untuk menunjukkan bahwa PDI Perjuangan adalah partai yang tertib dan disiplin,” ungkapnya.
Komarudin menceritakan, saat PDIP menang pada Pemilu 1999, saat itu perjuangan hanya dilandaskan semangat juang semata. Saat itu secara gerakan belum ada kedisiplinan yang mendalam.
“Makanya sopir taksi, tukang ojek, penjahit, bisa menjadi bupati, bisa jadi DPR karena kita berjuang, kita menang, semua punya kesempatan,” kenangnya.
Atas kesadaran sejarah itu, lanjut Komarudin, PDIP mulai menata organisasi dari waktu ke waktu. “Satgas ini sejarahnya seperti TNI. Mulai berproses dari TKR, BKR, baru setelah masuk jadi TNI, baru ditertibkan, dirapikan,” jelasnya.
Lihat Juga :