Mahasiswa ITS Ciptakan Detektor Suhu Terintegrasi COVID-19

Sabtu, 25 Juli 2020 - 17:15 WIB
Mahasiswa ITS Ciptakan Detektor Suhu Terintegrasi COVID-19. Foto SINDOnews
SURABAYA - Lima mahasiswa Departemen Teknik Instrumentasi, Fakultas Vokasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang tergabung dalam Tim Instone membuat sistem pendeteksi suhu yang memanfaatkan kecerdasan buatan bernamakan TT - Techno Temperature.

Kehadiran TT-Techno Temperature ini diangkat dari kelemahan pengukuran suhu tubuh secara tradisional yang masih menggunakan manusia sebagai pelaksananya dan kemungkinan terjadinya kesalahan teknis dalam pendataan di lapangan. Ketua Tim Instone Lukman Arif Hadianto menuturkan, protokol deteksi suhu seharusnya menggunakan teknologi bukan manusia. Sehingga ada upaya untuk memutuskan potensi penularan COVID-19.



“Pelaksanaan dengan melakukan kontak fisik dapat berpotensi membahayakan petugas tersebut, selain itu proses pendataan secara manual juga memperlambat dalam identifikasi tersangka pengidap COVID-19,” kata Lukman, Sabtu (25/7/2020). (Baca: Lewat Open Talk, Cara ITS Terima Mahasiswa Baru )

Lukman menambahkan, TT - Techno Temperature sendiri adalah sistem pengenalan pola suhu tubuh menggunakan sensor LWIR dan pengolahan citra sebagai tindak lanjut pencegahan penyebaran COVID-19 yang terintegrasi dengan pemerintah dan rumah sakit.

TT-Techno Temperature juga menggunakan kamera thermal Flir Lepton yang dapat mengukur suhu tubuh manusia. Kamera ini sendiri menerapkan konsep kecerdasan buatan berupa neural networking. “Untuk penerapannya, sensor tersebut disambungkan ke aplikasi yang dapat menampilkan user interface dari hasil pembacaan sensor tersebut,” sambungnya.

Mahasiswa angkatan 2017 ini menambahkan, terdapat threshold atau nilai ambang batas suhu minimal yang ditentukan. Jika terdeteksi suhu tubuh di atas nilai ambang batas tersebut, maka kamera secara otomatis mengambil gambar wajah manusia dan mengirimkan data tersebut ke pengguna aplikasi ini serta membunyikan alarm untuk peringatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!