Budaya Jawa-Bali Miliki Ikatan Kuat, Ganjar Gagas Kolaborasi
Jum'at, 16 Juni 2023 - 21:24 WIB
Kesamaan itu, menurut Ganjar tak terlepas dari sejarah masa lalu. Dimulai dari era Kerajaan Medang atau Kerajaan Mataram Kuno pada abad ke-8, kemudian berlanjut pada era Kerajaan Majapahit sekitar abad ke-11.
Pada masa akhir Kerjaan Majapahit, lanjut Ganjar, bahkan terjadi migrasi secara besar-besaran dari Jawa ke Bali, mulai dari bangsawan, pemuka agama, seniman, dan pengrajin. Tak heran, sumber induk sejarah Jawa berada di Kerajaan Bali. Mulai dari Negarakertagama, Sutasoma, Pararaton dan Tantu Pagelaran.
"Menghadapi kemajuan zaman, nilai-nilai kebudayaan tinggi yang dimiliki Jawa dan Bali perlu dikembangkan. Agar peradaban tetap hidup dan lestari. Jangan sampai kebudayaan ini punah," tegasnya.
Baca juga: Makna Jumat Pahing saat Ganjar Pranowo Diumumkan Jadi Capres PDIP
Maka dari itu, Ganjar mengatakan penting untuk melakukan kerjasama budaya antara dua daerah ini. Agar kebudayaan bangkit kembali dan memperkokoh budaya Nusantara.
Pada masa akhir Kerjaan Majapahit, lanjut Ganjar, bahkan terjadi migrasi secara besar-besaran dari Jawa ke Bali, mulai dari bangsawan, pemuka agama, seniman, dan pengrajin. Tak heran, sumber induk sejarah Jawa berada di Kerajaan Bali. Mulai dari Negarakertagama, Sutasoma, Pararaton dan Tantu Pagelaran.
"Menghadapi kemajuan zaman, nilai-nilai kebudayaan tinggi yang dimiliki Jawa dan Bali perlu dikembangkan. Agar peradaban tetap hidup dan lestari. Jangan sampai kebudayaan ini punah," tegasnya.
Baca juga: Makna Jumat Pahing saat Ganjar Pranowo Diumumkan Jadi Capres PDIP
Maka dari itu, Ganjar mengatakan penting untuk melakukan kerjasama budaya antara dua daerah ini. Agar kebudayaan bangkit kembali dan memperkokoh budaya Nusantara.
Lihat Juga :