Pemkot Depok Klaim Tak Ada Penambahan Kasus Virus Lato-lato pada Hewan Ternak Jelang Iduladha
Selasa, 06 Juni 2023 - 09:25 WIB
Jelang Iduladha pedagang dadakan hewan kurban mulai menjamur. Foto: MPI/Dok
DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) mengklaim tidak ada penambahan kasus virus lato-lato atau Lumpy Skin Disease (LSD) di wilayahnya yang saat ini tengah merebak menjelang Iduladha . Demikian disampaikan oleh Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH)Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok,DedeZuraida.
“Tidak ada (penambahan kasus virus lato-lato pada hewan ternak) karena belum vaksinasi lagi," kata Dede saat dikonfirmasi, Selasa (6/6/2023).
Baca juga: Jelang Iduladha, Hewan Kurban Diserang Virus Lato-Lato di Depok
Dede menduga, kasus ini muncul akibat efek samping vaksinasi. "Kasusnya muncul akibat (efek) samping vaksinasi," tambahnya.
Dede menekankan, saat ini masih sama seperti data sebelumnya yakni sebanyak 21 ekor hewan ternak terjangkit virus lato-lato. Namun, kata dia, enam ekor telah dinyatakan sembuh.
"Masih sama seperti data sebelumnya. Kasus kejadian penyakit LSD sebanyak 21 ekor adalah Kejadian Ikutan Pasca Vaksinasi (KIPI). Jadi sapi yang sudah dilakukan vaksinasi mengalami gejala demam, nafsu makan menurun, dan timbul bentol-bentol di beberapa bagian (tidak menyeluruh), enam ekor sudah sembuh," tuturnya.
“Tidak ada (penambahan kasus virus lato-lato pada hewan ternak) karena belum vaksinasi lagi," kata Dede saat dikonfirmasi, Selasa (6/6/2023).
Baca juga: Jelang Iduladha, Hewan Kurban Diserang Virus Lato-Lato di Depok
Dede menduga, kasus ini muncul akibat efek samping vaksinasi. "Kasusnya muncul akibat (efek) samping vaksinasi," tambahnya.
Dede menekankan, saat ini masih sama seperti data sebelumnya yakni sebanyak 21 ekor hewan ternak terjangkit virus lato-lato. Namun, kata dia, enam ekor telah dinyatakan sembuh.
"Masih sama seperti data sebelumnya. Kasus kejadian penyakit LSD sebanyak 21 ekor adalah Kejadian Ikutan Pasca Vaksinasi (KIPI). Jadi sapi yang sudah dilakukan vaksinasi mengalami gejala demam, nafsu makan menurun, dan timbul bentol-bentol di beberapa bagian (tidak menyeluruh), enam ekor sudah sembuh," tuturnya.
Lihat Juga :