Hari Lahir Pancasila: Novita Hardini Siap Kepakkan Sayap Atasi Stunting
Jum'at, 02 Juni 2023 - 13:26 WIB
Sidang pertama BPUPKI dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 1945 di Gedung Chuo Sangi In yang kini dikenal dengan nama Gedung Pancasila. Pada zaman Belanda, gedung tersebut merupakan Gedung Volksraad atau Perwakilan Rakyat.
Para anggota sidang BPUPKI membahas mengenai apa saja yang akan disepakati sebagai dasar negara setelah Indonesia Merdeka. Sidang berlangsung selama hampir 5 hari, dari tanggal 29 Mei hingga tanggal 1 Juni 1945. Belum juga nampak hasil keputusan yang menjadi titik terang apa yang harus menjadi dasar negara sebagai Bangsa Indonesia yang Merdeka.
Setelah melalui beberapa proses persidangan, rumusan Pancasila tersebut akhirnya berhasil dicantumkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan disahkan sebagai dasar negara pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 oleh Bung Karno.
Mahakarya yang menjadikan Indonesia mampu memainkan peran kerjasama dan aliansi strategis melalui konferensi Asia-Afrika, Gerakan Non Blok, Gerakan The New Emerging Forces, serta Konferensi Internasional Anti Pangkalan Militer Asing.
Kepemimpinan Indonesia ditingkat dunia, dengan sendirinya membangkitkan semangat dorong dalam memerdekakan berbagai bidang kehidupan. Seperti Kesehatan, Pendidikan dan Teknologi, Serta Pembangunan Ekonomi Inklusif yang menjadi aspek penting dalam pembangunan.
Kemudian tanggal 1 Juni resmi ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 Presiden Joko Widodo (Jokowi). Yang kini turut serta menjadi peringatan hari besar yang dilaksanakan di berbagai instansi dengan Upacara Bendera maupun kegiatan-kegiatan pembangunan lainnya.
Menyadari hal ini, Novita Hardini tokoh perempuan nasional yang dalam beberapa tahun terakhir getol memperjuangkan kemandirian ekonomi perempuan, melalui program kerja nya di Uprintis Indonesia pun turut serta meramaikan peringatan hari lahir Pancasila 2023.
Para anggota sidang BPUPKI membahas mengenai apa saja yang akan disepakati sebagai dasar negara setelah Indonesia Merdeka. Sidang berlangsung selama hampir 5 hari, dari tanggal 29 Mei hingga tanggal 1 Juni 1945. Belum juga nampak hasil keputusan yang menjadi titik terang apa yang harus menjadi dasar negara sebagai Bangsa Indonesia yang Merdeka.
Setelah melalui beberapa proses persidangan, rumusan Pancasila tersebut akhirnya berhasil dicantumkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan disahkan sebagai dasar negara pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 oleh Bung Karno.
Mahakarya yang menjadikan Indonesia mampu memainkan peran kerjasama dan aliansi strategis melalui konferensi Asia-Afrika, Gerakan Non Blok, Gerakan The New Emerging Forces, serta Konferensi Internasional Anti Pangkalan Militer Asing.
Kepemimpinan Indonesia ditingkat dunia, dengan sendirinya membangkitkan semangat dorong dalam memerdekakan berbagai bidang kehidupan. Seperti Kesehatan, Pendidikan dan Teknologi, Serta Pembangunan Ekonomi Inklusif yang menjadi aspek penting dalam pembangunan.
Kemudian tanggal 1 Juni resmi ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 Presiden Joko Widodo (Jokowi). Yang kini turut serta menjadi peringatan hari besar yang dilaksanakan di berbagai instansi dengan Upacara Bendera maupun kegiatan-kegiatan pembangunan lainnya.
Menyadari hal ini, Novita Hardini tokoh perempuan nasional yang dalam beberapa tahun terakhir getol memperjuangkan kemandirian ekonomi perempuan, melalui program kerja nya di Uprintis Indonesia pun turut serta meramaikan peringatan hari lahir Pancasila 2023.
Lihat Juga :