Aktivis Perempuan Soroti Maraknya Kasus Asusila Anak di Parepare
Kamis, 23 Juli 2020 - 19:30 WIB
Lusi berharap Pemkot Parepare lebih aktif dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat, sehingga dapat menekan kasus kekerasan seksual kepada anak. "Sosialisasi dan penyadaran masyarakat harus digalakkan, penegakan hukum juga harus konsisten," katanya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Peduli Kesejahteraan Perempuan dan Anak (LP-KPA) Parepare, Andi Yama Ponto, mengaku kecewa kepada pengambil kebijakan yang dinilai tidak bersungguh-sungguh dalam mengatasi kasus anak. Hal tersebut juga dianggap sebagai pemicu tingginya kasus anak di Parepare.
"Sebenarnya saya tidak ingin mengucapkan selamat hari anak, karena kecewa dengan beberapa pengambil keputusan, yang tidak sungguh-sungguh dalam mengatasi kasus anak di Parepare," papar Andi Yama.
Ia menambahkan perlindungan anak di Parepare masih sangat lemah. Padahal, kata dia, kekerasan seksual terhadap anak tidak bisa dianggap sepele, karena akan merugikan masa depan anak. "Masih sangat lemah, kasus anak itu masalah kronis tapi masih dianggap biasa-biasa saja. Ini bukan masalah personal atau individu, ini soal ketimpangan sosial," tegas Andi.
Baca Juga: Kasus Kekerasan Terhadap Anak Meningkat Selama Pandemi Corona
Sementara itu, Ketua Lembaga Peduli Kesejahteraan Perempuan dan Anak (LP-KPA) Parepare, Andi Yama Ponto, mengaku kecewa kepada pengambil kebijakan yang dinilai tidak bersungguh-sungguh dalam mengatasi kasus anak. Hal tersebut juga dianggap sebagai pemicu tingginya kasus anak di Parepare.
"Sebenarnya saya tidak ingin mengucapkan selamat hari anak, karena kecewa dengan beberapa pengambil keputusan, yang tidak sungguh-sungguh dalam mengatasi kasus anak di Parepare," papar Andi Yama.
Ia menambahkan perlindungan anak di Parepare masih sangat lemah. Padahal, kata dia, kekerasan seksual terhadap anak tidak bisa dianggap sepele, karena akan merugikan masa depan anak. "Masih sangat lemah, kasus anak itu masalah kronis tapi masih dianggap biasa-biasa saja. Ini bukan masalah personal atau individu, ini soal ketimpangan sosial," tegas Andi.
Baca Juga: Kasus Kekerasan Terhadap Anak Meningkat Selama Pandemi Corona
Lihat Juga :