SOKSI Kawal Pelaksanaan PIlkada Serentak 2020
Rabu, 22 Juli 2020 - 23:58 WIB
SOKSI juga akan mengusulkan agar Partai Golkar mengusung capres dari kalangan internal partai atau Ketua Umum Partai Golkar. Selain agenda tersebut, SOKSI juga akan menyikapi dinamika yang sedang terjadi dalam RUU HIP. (BACA JUGA; Tingkatkan Okupansi Transportasi, Menhub: Kedisiplinan Kunci Utama)
Menyikapi adanya pengakuan sekelompok kader sebagai perkumpulan soksi, Pengurus Dewan Pimpinan Daerah VIII SOKSI DKI Jakarta, A. Mahadi Nasution mengatakan saat ini sudah tidak ada kepengurusan ganda di tubuh SOKSI. “Kader Soksi boleh-boleh saja mengatasnamakan SOKSI dan berjuang untuk kebesaran organisasi, namun tetap dibawah satu wadah SOKSI yang didirikan Prof. Suhardiman pada tahun 1960,” ujarnya.
Jika ada yang mengatasnamakan perkumpulan Soksi yang berdiri pada tahun 2016 itu bukan bagian SOKSI. “Almarhum pendiri SOKSI wafat tahun 2015, jadi kalau ada Soksi yang lahir tahun 2016, berarti bukan merupakan kesatuan dari SOKSI yang memiliki sejarah”, ucap Mahadi. (BACA JUGA: Mengenal Imam dan Muazin Salat Jumat Perdana di Hagia Sophia)
Menyikapi adanya pengakuan sekelompok kader sebagai perkumpulan soksi, Pengurus Dewan Pimpinan Daerah VIII SOKSI DKI Jakarta, A. Mahadi Nasution mengatakan saat ini sudah tidak ada kepengurusan ganda di tubuh SOKSI. “Kader Soksi boleh-boleh saja mengatasnamakan SOKSI dan berjuang untuk kebesaran organisasi, namun tetap dibawah satu wadah SOKSI yang didirikan Prof. Suhardiman pada tahun 1960,” ujarnya.
Jika ada yang mengatasnamakan perkumpulan Soksi yang berdiri pada tahun 2016 itu bukan bagian SOKSI. “Almarhum pendiri SOKSI wafat tahun 2015, jadi kalau ada Soksi yang lahir tahun 2016, berarti bukan merupakan kesatuan dari SOKSI yang memiliki sejarah”, ucap Mahadi. (BACA JUGA: Mengenal Imam dan Muazin Salat Jumat Perdana di Hagia Sophia)
(vit)
Lihat Juga :