Ketua KPAID Tasikmalaya: Ibu Hamil 1 Jam Alami Depresi
Rabu, 22 Juli 2020 - 23:21 WIB
Pasutri ini tinggal di rumahnya orang di Desa Mandalasari, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya , saat ini kondisinya mengalami depresi dan sering menangis histeris.
Depresi yang dialami oleh Heni salah satu penyebabnya adalah banyaknya tamu yang ingin melihat serta banyaknya yang mengabadikan dengan kamera foto maupun video. Dan hal itu membuat Heni tidak nyaman dan akhirnya stress, terlebih mereka tinggal di daerah yang sangat terpencil dan jauh dari keramaian.
"Adinda Heni ini tidak biasa dengan kondisi yang ramai dan banyak orang yang datang ke rumahnya seperti itu, karena dia biasa hidup tenang di kampungnya yang jauh dari keramaian. Hingga akhirnya banyak tamu dan mengabadikan dengan kamera dan video. Ini membuat dia mengalami depresi," kata Ato, Rabu (22/7).
Melihat kondisi seperti itu, Ato kemudian melakukan pembicaraan dengan Kepala Desa (Kades) Mandalasari, Cuncun Khoerudin, dan akhirnya dicapai kesepakatan untuk melarang dulu tamu datang ke rumahnya. "Kami ingin memberi kesempatan kepada Heni untuk hidup tenang seperti sedia kala. Saat ini ASI-nya pun tidak keluar akibat Depresi," ujar Ato.
(Baca juga: Karyawan Positif COVID-19, Bank Sumses Babel Tak Lakukan Tes Swab )
Depresi yang dialami oleh Heni salah satu penyebabnya adalah banyaknya tamu yang ingin melihat serta banyaknya yang mengabadikan dengan kamera foto maupun video. Dan hal itu membuat Heni tidak nyaman dan akhirnya stress, terlebih mereka tinggal di daerah yang sangat terpencil dan jauh dari keramaian.
"Adinda Heni ini tidak biasa dengan kondisi yang ramai dan banyak orang yang datang ke rumahnya seperti itu, karena dia biasa hidup tenang di kampungnya yang jauh dari keramaian. Hingga akhirnya banyak tamu dan mengabadikan dengan kamera dan video. Ini membuat dia mengalami depresi," kata Ato, Rabu (22/7).
Melihat kondisi seperti itu, Ato kemudian melakukan pembicaraan dengan Kepala Desa (Kades) Mandalasari, Cuncun Khoerudin, dan akhirnya dicapai kesepakatan untuk melarang dulu tamu datang ke rumahnya. "Kami ingin memberi kesempatan kepada Heni untuk hidup tenang seperti sedia kala. Saat ini ASI-nya pun tidak keluar akibat Depresi," ujar Ato.
(Baca juga: Karyawan Positif COVID-19, Bank Sumses Babel Tak Lakukan Tes Swab )
Lihat Juga :