Waspada! Jangan Tinggalkan Rekam Jejak Negatif saat Beraktivitas di Internet
Selasa, 16 Mei 2023 - 15:35 WIB
Dalam diskusi online bertajuk ”Waspada Rekam Jejak Digital di Internet” itu, Amin mengatakan, jejak digital merupakan jejak elektronik informasi yang ditinggalkan selama beraktivitas atau menggunakan internet . Tanpa sadar, biasanya pengguna internet akan meninggalkan jejak digitalnya.
”Jejak digital sangat mudah diakses oleh banyak orang dalam waktu yang singkat dan merupakan hal yang paling sulit untuk dihapus. Karena itu, tindakan penyalahgunaan data rawan dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” jelas Amin dalam webinar yang juga diikuti secara nobar oleh santri madrasah dan pondok pesantren di Lombok, NTB.
Menurut Amin, rekam jejak digital yang bisa ditinggalkan di internet di antaranya postingan di media sosial, riwayat pencarian di Google, menonton di YouTube, pembelian di marketplace, mengunduh aplikasi, mendengarkan musik, mengunjugi situs WEB, dan aktivitas lainnya.
”Sedangkan jejak digital melalui situs jejaring sosial, berupa upload foto diri (moment), mengunduh foto orang lain, meminta atau menerima pertemanan, mendengarkan musik, menonton video (film), obrolan (curhat), maupun melihat profil orang,” ungkapnya.
Untuk mengurangi dampak jejak digital, Amin memberikan tips menghapus rekam jejak digital. Yakni, hapus semua data yang terekam negatif, periksa kembali aplikasi yang digunakan, pikir ulang untuk setiap postingan yang akan dibagikan, pilah pilih teman di media sosial.
”Jejak digital sangat mudah diakses oleh banyak orang dalam waktu yang singkat dan merupakan hal yang paling sulit untuk dihapus. Karena itu, tindakan penyalahgunaan data rawan dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” jelas Amin dalam webinar yang juga diikuti secara nobar oleh santri madrasah dan pondok pesantren di Lombok, NTB.
Menurut Amin, rekam jejak digital yang bisa ditinggalkan di internet di antaranya postingan di media sosial, riwayat pencarian di Google, menonton di YouTube, pembelian di marketplace, mengunduh aplikasi, mendengarkan musik, mengunjugi situs WEB, dan aktivitas lainnya.
”Sedangkan jejak digital melalui situs jejaring sosial, berupa upload foto diri (moment), mengunduh foto orang lain, meminta atau menerima pertemanan, mendengarkan musik, menonton video (film), obrolan (curhat), maupun melihat profil orang,” ungkapnya.
Untuk mengurangi dampak jejak digital, Amin memberikan tips menghapus rekam jejak digital. Yakni, hapus semua data yang terekam negatif, periksa kembali aplikasi yang digunakan, pikir ulang untuk setiap postingan yang akan dibagikan, pilah pilih teman di media sosial.
Lihat Juga :