Wali Murid Dukung Pj Gubernur DKI Cabut KJP Siswa yang Ketahuan Merokok
Senin, 08 Mei 2023 - 11:00 WIB
Wali murid mendukung kebijakan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang akan mencabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi siswa yang kedapatan merokok. Foto: SINDOnews/Dok
JAKARTA - Wali murid mendukung kebijakan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang akan mencabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi siswa yang kedapatan merokok.
"Mendukung saja sama kebijakan pemerintah, karena meskipun di rumah kita sudah melarang enggak boleh merokok, enggak boleh ini, itu, tapi di luar kan atau di sekolah kita tidak tahu," ujar salah seorang orang tua siswa, Retno (47), di kawasan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (8/5/2023).
Baca Juga: Heru Bakal Cabut KJP jika Pelajar Ketahuan Merokok
Wali murid siswa SMPN 107 Jakarta Selatan itu menilai, sejatinya selain memberikan sanksi kepada para siswa atas pencabutan KJP bagi siswa yang kedapatan merokok, pemerintah diharapkan memberikan solusi pada peredaran rokok. Pasalnya, dengan masih adanya peredaran rokok dengan harga yang masih terjangkau, itu membuat anak-anak sekolah bisa membelinya.
"Kalau bisa sih ada solusinya juga dari pemerintah agar rokok tidak bisa dijangkau oleh anak-anak khususnya. Kan tidak baik juga buat kesehatan," tuturnya.
Orang tua siswa lainnya, Nugroho, juga mengaku setuju saja dengan kebijakan pemerintah terkait sanksi pencabutan KJP bagi pelajar yang ketahuan merokok. Namun, menurut dia, sanksi tersebut bukan solusi jangka panjang agar anak-anak terbebas dari rokok. Pasalnya, anak-anak merokok tak lepas dari pengaruh lingkungan tempat tinggal dan pergaulan.
"Mendukung saja sama kebijakan pemerintah, karena meskipun di rumah kita sudah melarang enggak boleh merokok, enggak boleh ini, itu, tapi di luar kan atau di sekolah kita tidak tahu," ujar salah seorang orang tua siswa, Retno (47), di kawasan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (8/5/2023).
Baca Juga: Heru Bakal Cabut KJP jika Pelajar Ketahuan Merokok
Wali murid siswa SMPN 107 Jakarta Selatan itu menilai, sejatinya selain memberikan sanksi kepada para siswa atas pencabutan KJP bagi siswa yang kedapatan merokok, pemerintah diharapkan memberikan solusi pada peredaran rokok. Pasalnya, dengan masih adanya peredaran rokok dengan harga yang masih terjangkau, itu membuat anak-anak sekolah bisa membelinya.
"Kalau bisa sih ada solusinya juga dari pemerintah agar rokok tidak bisa dijangkau oleh anak-anak khususnya. Kan tidak baik juga buat kesehatan," tuturnya.
Orang tua siswa lainnya, Nugroho, juga mengaku setuju saja dengan kebijakan pemerintah terkait sanksi pencabutan KJP bagi pelajar yang ketahuan merokok. Namun, menurut dia, sanksi tersebut bukan solusi jangka panjang agar anak-anak terbebas dari rokok. Pasalnya, anak-anak merokok tak lepas dari pengaruh lingkungan tempat tinggal dan pergaulan.
Lihat Juga :