Jelang Idulfitri, Pemprov Kalteng Gencar Gelar Pasar Penyeimbang
Kamis, 13 April 2023 - 21:24 WIB
Ivo mengatakan per paket bahan pokok yang dijual pada pasar penyeimbang yang digelar saat ini hanya sebesar Rp20 ribu saja.
“Bapak Gubernur mensubsidi paket bahan pokok tersebut sebesar 130 ribu rupiah, sehingga Bapak/Ibu sekalian hanya membayar sebesar 20 ribu rupiah saja. Mudah-mudahan ini bisa membantu Bapak/Ibu sekalian untuk tetap bisa membeli bahan pokok menjelang Hari Raya”, imbuhnya.
Sebagai informasi, Pemprov Kalteng menyediakan 6.000 paket sembako tersebar di tujuh titik lokasi di Kabupaten Kotawaringin Barat. Paket tersebut berisikan beras 5 kilogram, gula 2 kilogram, minyak 2 liter dan susu kaleng 1 buah, dengan nilai per paket 150 ribu rupiah.
Pada kesempatan tersebut, Ivo Sugianto Sabran menyambangi masyarakat sekaligus berkeliling pasar untuk memantau harga sembako yang dijual dan berdialog dengan para pembeli.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Prov. Kalteng Aster Bonawaty menyampaikan pasar penyeimbang di Pangkalan Bun digelar untuk menanggulangi inflasi yang rutin dilaksanakan setiap minggu. Pasar penyeimbang ini merupakan bentuk perhatian dari Pemprov Kalteng untuk masyarakat, selain untuk pengendalian inflasi juga untuk meningkatkan daya beli masyarakat menjelang Idulfitri khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah atau kurang mampu agar saat melaksanakan Hari Raya tidak mengalami kesusahan.
“Bapak Gubernur mensubsidi paket bahan pokok tersebut sebesar 130 ribu rupiah, sehingga Bapak/Ibu sekalian hanya membayar sebesar 20 ribu rupiah saja. Mudah-mudahan ini bisa membantu Bapak/Ibu sekalian untuk tetap bisa membeli bahan pokok menjelang Hari Raya”, imbuhnya.
Sebagai informasi, Pemprov Kalteng menyediakan 6.000 paket sembako tersebar di tujuh titik lokasi di Kabupaten Kotawaringin Barat. Paket tersebut berisikan beras 5 kilogram, gula 2 kilogram, minyak 2 liter dan susu kaleng 1 buah, dengan nilai per paket 150 ribu rupiah.
Pada kesempatan tersebut, Ivo Sugianto Sabran menyambangi masyarakat sekaligus berkeliling pasar untuk memantau harga sembako yang dijual dan berdialog dengan para pembeli.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Prov. Kalteng Aster Bonawaty menyampaikan pasar penyeimbang di Pangkalan Bun digelar untuk menanggulangi inflasi yang rutin dilaksanakan setiap minggu. Pasar penyeimbang ini merupakan bentuk perhatian dari Pemprov Kalteng untuk masyarakat, selain untuk pengendalian inflasi juga untuk meningkatkan daya beli masyarakat menjelang Idulfitri khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah atau kurang mampu agar saat melaksanakan Hari Raya tidak mengalami kesusahan.
Lihat Juga :