Empat Desa Adat di Bali Dukung Tersus LNG Sidakarya Segera Dibangun
Kamis, 13 April 2023 - 01:15 WIB
Untuk diketahui, rencana pembangunan Tersus LNG Sidakarya sebelumnya sempat ditolak warga empat desa. Namun, setelah ada penjelasan, sosialisasi, dan harmonisasi, warga empat desa adat menerima dan mendukung.
Sebab, syarat tidak menganggu lingkungan hutan mangrove sudah terpenuhi dan secara keamanan tidak membahayakan seperti dijelaskan ahli dari Institute Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Apalagi tanah hasil pengerukan digunakan untuk penataan kawasan pantai di sekitar lokasi.
"Kami warga Sidakarya, khususnya nelayan punya laut tapi tak bisa langsung ke pantai karena tertutup mangrove. Dengan penataan pantai akan dibuat akses jalan. Ini berguna buat ekonomi desa dan yang penting lagi, kami mudah dalam mengadakan upacara agama, seperti upacara Melasti, larung ke laut," kata Sukma.
"Jadi pembangunan Tersus LNG yang akan menata kawasan pantai itu harapan besar kami. Jangan sampai harapan kami ical (hilang). Kami datang ke sini minta pimpinan DPRD dan Pak Gubernur mendorong penyelesaian masalah ini," katanya.
Wakil Desa Adat Serangan I Wayan Loka menjelaskan, setelah ada penandatanganan berita acara harmonisasi, seharusnya masalah selesai dan pembangunan Tersus LNG dapat segera terwujud.
Sebab, syarat tidak menganggu lingkungan hutan mangrove sudah terpenuhi dan secara keamanan tidak membahayakan seperti dijelaskan ahli dari Institute Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Apalagi tanah hasil pengerukan digunakan untuk penataan kawasan pantai di sekitar lokasi.
"Kami warga Sidakarya, khususnya nelayan punya laut tapi tak bisa langsung ke pantai karena tertutup mangrove. Dengan penataan pantai akan dibuat akses jalan. Ini berguna buat ekonomi desa dan yang penting lagi, kami mudah dalam mengadakan upacara agama, seperti upacara Melasti, larung ke laut," kata Sukma.
"Jadi pembangunan Tersus LNG yang akan menata kawasan pantai itu harapan besar kami. Jangan sampai harapan kami ical (hilang). Kami datang ke sini minta pimpinan DPRD dan Pak Gubernur mendorong penyelesaian masalah ini," katanya.
Wakil Desa Adat Serangan I Wayan Loka menjelaskan, setelah ada penandatanganan berita acara harmonisasi, seharusnya masalah selesai dan pembangunan Tersus LNG dapat segera terwujud.
Lihat Juga :