Nihil Pasien Sembuh, Sehari PDP Covid-19 di Bogor Meninggal 5 Orang
Selasa, 28 April 2020 - 21:56 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
BOGOR - Angka kasus pasien yang sembuh akibat Corona Virus Disease (Covid-19) di wilayah Bogor Raya (Kota dan Kabupaten) tak ada penambahan alias nihil. Justru, tingkat kematian mengalami penambahan, khususnya pada kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 5 orang dalam sehari.
Jumlah lima orang meninggal pada kasus PDP itu masing-masing Kabupaten Bogor sebanyak empat orang dan Kota Bogor satu orang. Itu berdasarkan data monitoring harian Gugus TugasPercepatan Penanganan Covid-19 masing-masing daerah.
Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan, hingga pukul 20.00 WIB, Selasa (28/4/2020) tak ada penambahan pasien sembuh, yang ada malah satu kasus baru terkonfirmasi positif dan empat kasus berstatus PDP meninggal dunia.
"Adapun satu orang terkonfirmasi positif Covid-19 itu adalah laki-laki berusia 54 tahun asal Kecamatan Kemang. Sedangkan untuk 4 pasien PDP meninggal dunia itu adalah laki-laki, 30 tahun asal Kecamatan Cibungbulang; laki-laki, 16 tahun asal Cigudeg; laki-laki, 30 tahun, Jasinga dan perempuan, 20 tahun asal Kecamatan Klapanunggal," kata Ade yang juga menjabat Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/4/2020) malam.
Jumlah lima orang meninggal pada kasus PDP itu masing-masing Kabupaten Bogor sebanyak empat orang dan Kota Bogor satu orang. Itu berdasarkan data monitoring harian Gugus TugasPercepatan Penanganan Covid-19 masing-masing daerah.
Bupati Bogor Ade Yasin menjelaskan, hingga pukul 20.00 WIB, Selasa (28/4/2020) tak ada penambahan pasien sembuh, yang ada malah satu kasus baru terkonfirmasi positif dan empat kasus berstatus PDP meninggal dunia.
"Adapun satu orang terkonfirmasi positif Covid-19 itu adalah laki-laki berusia 54 tahun asal Kecamatan Kemang. Sedangkan untuk 4 pasien PDP meninggal dunia itu adalah laki-laki, 30 tahun asal Kecamatan Cibungbulang; laki-laki, 16 tahun asal Cigudeg; laki-laki, 30 tahun, Jasinga dan perempuan, 20 tahun asal Kecamatan Klapanunggal," kata Ade yang juga menjabat Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/4/2020) malam.
Lihat Juga :