Nasib Tragis Ki Ageng Pengging, Ayah Jaka Tingkir Dihukum Mati karena Absen Pengukuhan Sultan Demak

Selasa, 11 April 2023 - 06:15 WIB
Nasib tragis Ki Ageng Pengging, ayah Jaka Tingkir dihukum mati karena absen dalam pengukuhan Sultan Demak. Foto: Istimewa
Penolakan Ki Ageng Pengging atau Kebo Kenanga atas undangan pengukuhan Trenggono sebagai Sultan Demak Bintoro membuat penguasa baru tanah Jawa itu murka.

Apalagi, penolakan Ki Ageng Pengging itu merupakan yang ketiga kali datang ke Demak. Mulai beralasan menunggu kepulangan Kebo Kanigara, kakaknya yang bersemedi di Gunung Merapi, hingga berterus terang enggan datang.



Penguasa Demak menganggap Pengging telah membangkang. Ia juga disyak wasangkai tengah menyusun kekuatan untuk makar. Sebab bagaimana pun Pengging adalah cucu Brawijaya V, Raja Majapahit terakhir yang telah diruntuhkan Demak.

Baca juga: Kisah Pemberontakan Ra Kuti yang Memaksa Raja Jayanegara Mengungsi dari Istana Majapahit

Juga murid kinasih Syekh Siti Jenar, ulama penyebar Islam yang telah berselisih dengan Wali Songo dan dijatuhi hukuman mati. Yang tidak dimengerti oleh penguasa Demak, Ki Ageng Pengging sudah memutuskan menjauhi kekuasaan, termasuk melepas gelar kebangsawanan.

Ia melakukan “bunuh diri” kelas. Dari kehidupan priyayi agung beralih menjadi rakyat jelata dengan melakukan cara produksi lazimnya petani, yakni bercocok tanam.

Karenanya, ia menolak hadir dalam pengukuhan Trenggono sebagai Sultan Demak Bintoro, menggantikan Pati Unus atau Pangeran Sabrang Lor yang mati muda. Ia memilih tenggelam dalam dzikir dan tafakur di langgarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!