Talaud Ekspor 6 Ton Serat Abaka ke Jepang, Jadi Bahan Baku Uang Kertas

Minggu, 19 Juli 2020 - 20:15 WIB
Tidak hanya itu, Donni juga menyiapkan bimbingan teknis pemenuhan persyaratan teknis Sanitary dan Phytosanitary (SPS Measure) sesuai dengan aturan negara tujuan.

Dalam waktu dekat, Donni akan bekerjasama dengan pemerintah daerah melalui dinas terkait dan para pelaku usaha untuk mendorong membangun sentra pertanian komoditas ini, mengingat sudah banyak petani di Talaud yang membudidayakannya.

"Dengan jumlah produksi serat abaka yang semakn meningkat, kita dorong agar bisa memenuhi pasar global dalam jumlah besar sehingga bisa kita jajagi untuk lakukan ekspor langsung dari Sulut. Agar makin meningkat daya saingnya," ujar dia.

"Ini adalah cara kami memacu ekspor, selain mendorong tumbuhnya kawasan pertanian berkearifan lokal berorientasi ekspor juga mendorong tumbuhnya ragam dan pelaku agrobisnis baru," tutur Donni.

Pemilik komoditas PT MNP Indonesia menyebutkan mutu serat pisang Abaka asal Talaud tidak kalah dari Filipina yang merupakan pemasok terbesar ke Jepang.

Serat pisang Abaka merupakan bahan baku mata uang Dollar Amerika Serikat dan Yen Jepang. Dengan bantuan fasilitasi dan kerja sama berbagai pihak, diharapkan ke depan pasar ekspor yang telah terbuka ini dapat terus ditingkatkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!