Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan: FIFA Mewakili Perasaan Kami
Jum'at, 31 Maret 2023 - 09:44 WIB
“Selama ini sepertinya (tragedi Kanjuruhan) hendak dilupakan begitu saja, pesta pora olahraga masih hendak dilanjutkan. Seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa, padahal kami sangat berharap adanya perhatian dan keseriusan Pemerintah untuk penyelesaian tragedi tersebut," imbuhnya.
Sementara itu Koordinator Tim Gabungan Aremania (TGA), Dyan Berdinandri meminta agar pemerintah Indonesia kembali serius memperhatikan para korban dan keluarganya. Salah satunya dengan cara pengusutan secara tuntas dari sisi penegakan hukumnya.
“Kami meminta kembali Pemerintah Indonesia untuk lebih serius memperhatikan para korban dan keluarga korban, serta mengupayakan penyelesaian Tragedi Kanjuruhan secara tuntas," tutur Dyan Berdinandri.
"Bagi kami, ini sudah bukan lagi persoalan sepakbola atau suporter semata. Ini adalah tragedi kemanusiaan yang memberikan dampak buruk bagi kita semua secara umum, khususnya bagi masyarakat Malang Raya," tambahnya.
Pihaknya mewakili Tim Gabungan Aremania (TGA) juga membuka tangan mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama mengupayakan pengusutan dan penyelesaian Tragedi Kanjuruhan dengan sebaik-baiknya.
“Bukan hanya tamparan bagi pemerintah, tetapi pembatalan (jadi tuan rumah Piala Dunia U-20) ini semoga dapat menjadi pengingat bagi kita semua. Terutama untuk para sahabat dan saudara-saudara kami se-Malang Raya. Sudah saatnya kita singkirkan dulu perbedaan pandangan, maupun kepentingan sendiri-sendiri dan golongan. Mari menyatukan upaya agar #usuttuntas Tragedi Kanjuruhan benar-benar dapat terwujud," jelasnya.
Sementara itu Koordinator Tim Gabungan Aremania (TGA), Dyan Berdinandri meminta agar pemerintah Indonesia kembali serius memperhatikan para korban dan keluarganya. Salah satunya dengan cara pengusutan secara tuntas dari sisi penegakan hukumnya.
“Kami meminta kembali Pemerintah Indonesia untuk lebih serius memperhatikan para korban dan keluarga korban, serta mengupayakan penyelesaian Tragedi Kanjuruhan secara tuntas," tutur Dyan Berdinandri.
"Bagi kami, ini sudah bukan lagi persoalan sepakbola atau suporter semata. Ini adalah tragedi kemanusiaan yang memberikan dampak buruk bagi kita semua secara umum, khususnya bagi masyarakat Malang Raya," tambahnya.
Pihaknya mewakili Tim Gabungan Aremania (TGA) juga membuka tangan mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama mengupayakan pengusutan dan penyelesaian Tragedi Kanjuruhan dengan sebaik-baiknya.
“Bukan hanya tamparan bagi pemerintah, tetapi pembatalan (jadi tuan rumah Piala Dunia U-20) ini semoga dapat menjadi pengingat bagi kita semua. Terutama untuk para sahabat dan saudara-saudara kami se-Malang Raya. Sudah saatnya kita singkirkan dulu perbedaan pandangan, maupun kepentingan sendiri-sendiri dan golongan. Mari menyatukan upaya agar #usuttuntas Tragedi Kanjuruhan benar-benar dapat terwujud," jelasnya.
Lihat Juga :