Sulitnya Menemukan Hilal, Penampakan Bulan Sabit Tipis Penentu Awal Ramadan

Rabu, 22 Maret 2023 - 11:13 WIB
Baca juga: Gelar Rukyat di 50 Titik, PBNU Perkirakan Hilal Sudah di Atas Ufuk

Cahaya lembut di ufuk barat itu dapat terlihat oleh mata kepala pada saat tenggelamnya matahari. “Sesaat setelah terbenamnya matahari di hari telah terjadinya ijtimak atau konjungsi, sebagai tanda datangnya bulan baru”.

Kenapa rukyatul hilal dilakukan pada saat matahari terbenam?. Dalam buku Penanggalan Islam disebutkan karena waktu ghurub (matahari terbenam) atau maghrib dalam kalender Islam merupakan tanda pergantian hari.

Konsep ini berbeda dengan penanggalan Masehi yang memakai acuan waktu midnight (00:00) sebagai tanda pergantian hari. Alasan lain rukyat dilakukan pada saat matahari tenggelam adalah intensitas cahaya hilal.

Sebagai bulan sabit yang sangat tipis, cahaya hilal lebih redup dibanding kecemerlangan latar langit atau cahaya matahari. Jarak (azimuth) bulan dan matahari yang terlalu dekat termasuk ketinggian, juga mengganggu cahaya hilal untuk dilihat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!