ASA Indonesia Resmi Melantik Dewan Pengurus ASA Indonesia Periode 2023-2025
Minggu, 19 Maret 2023 - 15:11 WIB
Alumni Society of Alsa National Chapter Indonesia (ASA Indonesia) resmi melantik Dewan Pengurus Periode 2023-2025 dan membuka Rapat Kerja Dewan Pengurus. (Ist)
BOGOR - Alumni Society of Alsa National Chapter Indonesia (ASA Indonesia) resmi melantik Dewan Pengurus Periode 2023-2025 dan membuka Rapat Kerja Dewan Pengurus.
Ketua Umum ASA Indonesia terpilih, Sonia Ramadhani Syukur mengatakan, ASA sebagai organisasi yang baru saja lahir visi utamanya adalah menjadikan ASA sebagai rumah kembali para Alumni ASA.
"Di mana ALSA sebagai asal muasal organisasi kami ini telah berdiri sejak tahun 1989 pada ALSA Conference pertama di Jakarta, Indonesia, jadi dapat dilihat bahwa dari sejarah ALSA bahwa Mahasiswa Hukum Indonesia saat itu memegang peranan penting dalam pembentukan ALSA tsb yang saat ini beranggotakan 16 Negara sbg National Committee," ujar Sonia.
Sonia juga menyatakan ASA National Committe Indonesia dalam kepengurusan pertama ini bertekad untuk melakukan konsolidasi dan kolaborasi diantara member ALSA tersebut.
"Hal ini menjadi sangat relevan mengingat tantangan para Law Graduates saat ini makin besar sehingga membangun network tidak hanya di tingkat nasional namun perlu juga di jalin dalam tingkat regional dan internasional dan kedepannya diharapkan untuk berkiprah lebih aktif dan memperkaya kegiatan di bidang hukum dan kolaborasi dengan institusi hukum dan organisasi professional hukum lainnya," kata Sonia.
Prof Eddy Hiariej, Wakil Menkumham memberikan selamat atas pelantikan Dewan Pengurus ASA dan menyampaikan Keynote Speech via online. "Saya mengetahui ALSA sejak semester pertama saya kuliah pada tahun 1993 di FH UGM dan organisasi ini selama 30 tahun masih tetap eksis, hal ini membuktikan bahwa ALSA memberikan warna dalam tataran kemahasiswaan dan saat ini para Alumni ALSA secara resmi membentuk ASA untuk dapat meneruskan cita-cita mereka pada waktu kuliah untuk memberikan kontribusi hukum kepada pemerintah dan masyarakat," katanya.
Ketua Umum ASA Indonesia terpilih, Sonia Ramadhani Syukur mengatakan, ASA sebagai organisasi yang baru saja lahir visi utamanya adalah menjadikan ASA sebagai rumah kembali para Alumni ASA.
"Di mana ALSA sebagai asal muasal organisasi kami ini telah berdiri sejak tahun 1989 pada ALSA Conference pertama di Jakarta, Indonesia, jadi dapat dilihat bahwa dari sejarah ALSA bahwa Mahasiswa Hukum Indonesia saat itu memegang peranan penting dalam pembentukan ALSA tsb yang saat ini beranggotakan 16 Negara sbg National Committee," ujar Sonia.
Sonia juga menyatakan ASA National Committe Indonesia dalam kepengurusan pertama ini bertekad untuk melakukan konsolidasi dan kolaborasi diantara member ALSA tersebut.
"Hal ini menjadi sangat relevan mengingat tantangan para Law Graduates saat ini makin besar sehingga membangun network tidak hanya di tingkat nasional namun perlu juga di jalin dalam tingkat regional dan internasional dan kedepannya diharapkan untuk berkiprah lebih aktif dan memperkaya kegiatan di bidang hukum dan kolaborasi dengan institusi hukum dan organisasi professional hukum lainnya," kata Sonia.
Prof Eddy Hiariej, Wakil Menkumham memberikan selamat atas pelantikan Dewan Pengurus ASA dan menyampaikan Keynote Speech via online. "Saya mengetahui ALSA sejak semester pertama saya kuliah pada tahun 1993 di FH UGM dan organisasi ini selama 30 tahun masih tetap eksis, hal ini membuktikan bahwa ALSA memberikan warna dalam tataran kemahasiswaan dan saat ini para Alumni ALSA secara resmi membentuk ASA untuk dapat meneruskan cita-cita mereka pada waktu kuliah untuk memberikan kontribusi hukum kepada pemerintah dan masyarakat," katanya.
Lihat Juga :