Gigih Bangun Kota Wisata, Wali Kota Pariaman Raih Gelar Kehormatan Profesor dari Jungwoon University Korsel
Sabtu, 18 Maret 2023 - 07:41 WIB
”Dalam pengembangan pariwisata akan menimbulkan multiflier effect. Maka banyak dunia usaha yang ikut untuk berkembang mulai dari wisata kuliner hingga ekonomi kreatif. Tentu saja ini berkat kerja keras dan dukungan semua pihak,” jelasnya.
Baca juga: Sandiaga Uno Dorong Kota Pariaman Kembangkan Potensi Seni Pertunjukan, Kriya, Kuliner & Fesyen
Saat ini, kata Genius, pengembangan pariwisata Kota Pariaman telah mendapatkan impact dari pembangunan pariwisata. Mulai dari pertumbuhan ekonomi (PE). Meskipun saat pandemic Covid-19 minus satu, setelah itu tumbuh menjadi 4,55 persen.
Bahkan, pengembangan pariwisata juga mengantarkan peredaran uang di Kota Pariaman mengalami peningkatan hingga 98,5 persen dari tahun 2021 ke tahun 2022. Sehingga hal ini memicu peningkatan pendapatan warga lokal.
Genius menjelaskan, pemerintah menerapkan strategi peningkatan pariwisata diawali dengan penetapan master plan wisata lewat Rencana Induk Pengembangan Pariwisata (RIPPAR) yang menjadi pedoman dalam pengembangan pariwisata.
”Kita menetapkan pariwisata di Kota Pariaman menjadi empat zona. Mulai dari zona rekreasi bahari yaitu Pantai Gandoriah hingga Pantai Sunur. Kemudian zona ecowisata bahari di Pulau Kasiak Nareh hingga zona wisata minat khusus dan zona agrowisata pedesaan,” ungkapnya.
Lebih lanjut Genius memaparkan, kebijakan-kebijakan yang dibuatnya tersebutlah, yang kemudian mengantarkan pariwisata di Kota Pariaman memberikan impact yang bagus pada pertumbuhan perekonomian yang tentu berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Sandiaga Uno Dorong Kota Pariaman Kembangkan Potensi Seni Pertunjukan, Kriya, Kuliner & Fesyen
Saat ini, kata Genius, pengembangan pariwisata Kota Pariaman telah mendapatkan impact dari pembangunan pariwisata. Mulai dari pertumbuhan ekonomi (PE). Meskipun saat pandemic Covid-19 minus satu, setelah itu tumbuh menjadi 4,55 persen.
Bahkan, pengembangan pariwisata juga mengantarkan peredaran uang di Kota Pariaman mengalami peningkatan hingga 98,5 persen dari tahun 2021 ke tahun 2022. Sehingga hal ini memicu peningkatan pendapatan warga lokal.
Genius menjelaskan, pemerintah menerapkan strategi peningkatan pariwisata diawali dengan penetapan master plan wisata lewat Rencana Induk Pengembangan Pariwisata (RIPPAR) yang menjadi pedoman dalam pengembangan pariwisata.
”Kita menetapkan pariwisata di Kota Pariaman menjadi empat zona. Mulai dari zona rekreasi bahari yaitu Pantai Gandoriah hingga Pantai Sunur. Kemudian zona ecowisata bahari di Pulau Kasiak Nareh hingga zona wisata minat khusus dan zona agrowisata pedesaan,” ungkapnya.
Lebih lanjut Genius memaparkan, kebijakan-kebijakan yang dibuatnya tersebutlah, yang kemudian mengantarkan pariwisata di Kota Pariaman memberikan impact yang bagus pada pertumbuhan perekonomian yang tentu berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Lihat Juga :