Dinas Kesehatan KBB Temukan 300 Dosis Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa
Sabtu, 18 Maret 2023 - 00:33 WIB
Dinas Kesehatan KBB menemukan sebanyak 30 vial atau setara dengan 300 dosis vaksin COVID-19 yang sudah kedaluwarsa dan tidak bisa dipergunakan.Foto/ilustrasi
BANDUNG BARAT - Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) menemukan sebanyak 30 vial atau setara dengan 300 dosis vaksin COVID-19 yang sudah kedaluwarsa dan tidak bisa dipergunakan.
Atas hal tersebut, vaksin yang sudah kedaluwarsa lantas dipisahkan dari vaksin COVID-19 yang masih bisa dipergunakan untuk vaksinasi ke masyarakat baik dosis satu, dua, dan booster.
"Ada 30 vial atau 300 dosis vaksin COVID-19 jenis Indovac yang sudah expired date (ED)," kata Kepala Dinas Kesehatan KBB, Hernawan Widjajanto di Ngamprah, Jumat (17/3/2023).
Baca juga: PNS Staf UNY Tewas Gantung Diri Gunakan Sarung, Diduga Depresi Jelang Pensiun Juni 2023
Menurutnya meski kasus COVID-19 sudah turun drastis angkanya, namun pihaknya masih terus melakukan program vaksinasi secara intens. Oleh karenanya stok vaksin di Dinkes, rumah sakit, Puskesmas masih ada.
Hal tersebut untuk melayani masyarakat yang datang untuk divaksin. Kendati yang divaksin tidak sebanyak seperti di awal-awal program vaksinasi, namun masyarakat yang divaksin masih tetap ada.
Atas hal tersebut, vaksin yang sudah kedaluwarsa lantas dipisahkan dari vaksin COVID-19 yang masih bisa dipergunakan untuk vaksinasi ke masyarakat baik dosis satu, dua, dan booster.
"Ada 30 vial atau 300 dosis vaksin COVID-19 jenis Indovac yang sudah expired date (ED)," kata Kepala Dinas Kesehatan KBB, Hernawan Widjajanto di Ngamprah, Jumat (17/3/2023).
Baca juga: PNS Staf UNY Tewas Gantung Diri Gunakan Sarung, Diduga Depresi Jelang Pensiun Juni 2023
Menurutnya meski kasus COVID-19 sudah turun drastis angkanya, namun pihaknya masih terus melakukan program vaksinasi secara intens. Oleh karenanya stok vaksin di Dinkes, rumah sakit, Puskesmas masih ada.
Hal tersebut untuk melayani masyarakat yang datang untuk divaksin. Kendati yang divaksin tidak sebanyak seperti di awal-awal program vaksinasi, namun masyarakat yang divaksin masih tetap ada.
Lihat Juga :