Gegara Uang Rp20.000, Pemuda Ini Mengamuk Serang 3 Warga Satu Tewas Bersimbah Darah
Jum'at, 17 Maret 2023 - 00:45 WIB
Polisi saat melakukan olah TKP lokasi penganiayaan yang berujung maut di Aceh Timur, Kamis (16/3/2023). Foto: MPI/Yusradi
ACEH TIMUR - Seorang pemuda di Aceh Timur kalap dan menyerang empat warga hingga salah satu korban tewas bersimbah darah , Kamis (16/03/2023). Pelaku mengamuk gara-gara kesal tidak diberi uang Rp20.000.
Tersangka berinisial SY (23) seorang pemuda warga Kecamatan Darul Falah, Kabupaten Aceh Timur.
Polisi yang mendapat laporan itu langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku usai menganiaya empat warga Dusun Mesjid, Gampong Kuala Geulumpang, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Kamis, (16/3/2023).
Baca juga: Duel Maut Bersenjata Celurit dan Pedang, Warga Bantul Tewas Bersimbah Darah
Tiga korba mengalami luka luka MU (40), ZA (65) dan FA (53), sementara ZM (57) tewas saat dilarikan kerumah sakit akibat terkena pisau tersangka.
Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah menyebutkan, motif SY melakukan penganiayaan karena marah saat SY minta uang sebesar Rp20.000 kepada saudaranya, namun tidak diberikan.
Kapolres menjelaskan, kronoligi peristiwa itu berawal saat SY marah tidak diberikan uang, lalu dia keluar rumah menuju gudang ikan asin milik korban ZM dan mengambil batu asah berikut sebilah pisau, lalu tanpa sebab yang jelas menyerang ZM yang saat itu berada di dalam gudang.
Tersangka berinisial SY (23) seorang pemuda warga Kecamatan Darul Falah, Kabupaten Aceh Timur.
Polisi yang mendapat laporan itu langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku usai menganiaya empat warga Dusun Mesjid, Gampong Kuala Geulumpang, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Kamis, (16/3/2023).
Baca juga: Duel Maut Bersenjata Celurit dan Pedang, Warga Bantul Tewas Bersimbah Darah
Tiga korba mengalami luka luka MU (40), ZA (65) dan FA (53), sementara ZM (57) tewas saat dilarikan kerumah sakit akibat terkena pisau tersangka.
Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah menyebutkan, motif SY melakukan penganiayaan karena marah saat SY minta uang sebesar Rp20.000 kepada saudaranya, namun tidak diberikan.
Kapolres menjelaskan, kronoligi peristiwa itu berawal saat SY marah tidak diberikan uang, lalu dia keluar rumah menuju gudang ikan asin milik korban ZM dan mengambil batu asah berikut sebilah pisau, lalu tanpa sebab yang jelas menyerang ZM yang saat itu berada di dalam gudang.